Breaking News:

Rusun Nagrak

Rusun Nagrak Cilincing Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Berstatus OTG

Pemprov DKI Jakarta bersama Kodam Jaya bakal memanfaatkan Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 berstatus OTG

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Youtube TNI AD
Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji akan mengelola Rusun Nagrak yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 berstatus OTG. 

Bila dinyatakan positif, Puskesmas akan berkoordinasi dengan RSDC Wisma Atlet untuk menentukan pasien dibawa ke RSDC Wisma Atlet atau ke Rusun Nagrak.

Baca juga: VIDEO Mulai Hari Ini Rusun Nagrak Dioperasikan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

“Puskesmas memiliki fasilitas, dari situ nanti mereka akan menentukan ini Covid-19 atau tidak, lalu parah atau tidak. (Bila positif) Puskesmas juga akan merujuk ke RSDC Wisma Atlet, dan dari RSDC Wisma Atlet akan menentukan pasien sebaiknya di Rusun Nagrak atau di Wisma Atlet,” jelasnya.

Mulyo berharap, tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19, karena jumlah pasien bergejala kian meningkat. Sebagai catatan, tower 4, tower 7 dan tower 8 RSDC Wisma Atlet mulai meningkat dengan pasien bergejala.

Dalam kesempatan itu, Mulyo juga meminta masyarakat untuk melapor kepada petugas Puskesmas bila mengalami gejala Covid-19. Mereka diimbau tidak langsung mendatangi RSDC maupun Rusun Nagrak, karena kondisinya harus diskrining dulu oleh Puskesmas.

“Kalau punya masalah atau sakit, jangan langsung ke sini dahulu, silakan datang ke puskesmas, dari puskesmas akan dirujuk ke mananya. Karena ada juga kemarin yang datang kemari, pak saya sakit panas karena sakit panas itu belum tentu dia kena Covid-19, dan nyatanya memang tidak (terpapar),” ucapnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji melakukan inspeksi kesiapan penggunaan Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara.

Keberadaan rusun ini nantinya akan digunakan untuk menampung pasien Covid-19.

Anies mengatakan, rusun yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta ini mampu menampung 2.500 pasien.

Baca juga: Mulai Operasikan Rusun Nagrak. M Arifin: Empat Tower untuk Pasien dan Satu Tower untuk Nakes

Penggunaan Rusun Nagrak merupakan ikhtiar Pemprov DKI untuk memastikan warganya yang terkena Covid-19 dapat menjalani isolasi dengan baik.

“Kita harus memutus mata rantai, dan pengelolaan tempat isolasi ini ada di dalam kendali Pangdam Jaya yang sekaligus juga Pangkogaskabpad (Panglima Komando Tugas Gabungan Tempat Terpadu),” ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved