Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional

Annisa Pohan Singgung Kelompok Buzzer Islamphobia, Denny Siregar: Entar Gua Sentil, Baper Lagi

Annisa menyayangkan dengan protes yang disampaikan kelompok yang dia namakan buzzer yang menurutnya cenderung Islamphobia.

Editor: Feryanto Hadi
Arie Puji Waluyo
Annisa Pohan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Adanya sekelompok orang yang mempermasalahkan pakaian yang dikenakan karakter Nussa dalam film animasi Nussa dan Rara dianggap sebagai gerakan Islamphobia.

Kelompok orang tersebut menganggap, pakaian muslim yang digunakan karakter anak dalam film tersebut tidak sesuai dengan budaya Nusantara.

Bahkan, beberapa di antaranya menyebutnya lebih mirip dengan busana bomber asal Taliban.

Baca juga: Geram Animasi Nussa Dikaitkan dengan Taliban, Ilustrator Tantang Eko Kuntadhi Debat, Eko Menolak

Baca juga: Angga Dwimas Sasongko Ingatkan Denny Siregar Tak Asal Tuduh dan Menyesatkan Publik soal Film Nussa

Annisa Pohan, istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pun ikut angkat suara terkait dengan tudingan itu.

Annisa menyayangkan dengan protes yang disampaikan kelompok yang dia namakan buzzer yang menurutnya cenderung Islamphobia.

"Kenapa ya buzzer-buzzer itu islamophobia padahal dirinya juga Islam, film animasi berprestasi untuk anak-anak bernuansa islam dengan nilai-nilai positif aja jadi masalah untuk mereka. Hidupnya penuh kecurigaan tak beralasan. sangat negatif. Indonesia bangkit yuk! jauhkan diri dari racun-racun buzzers," tulis Annisa di Twitter, dikutip pada Selasa (22/6/2021).

Cuitan Annisa Pohan rupanya mendapatkan respon dari Denny Siregar.

Baca juga: VIRAL! TKW Asal Banyuwangi Dipersunting Bule Tampan Kaya Raya, Penampilannya Berubah Drastis

Denny pun membalas dengan menulis, "Eh ada si mbak... Entar gua sentil, baper lagi."

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Annisa dan Denny Siregar terlibat perang twit ketika Denny berkomentar tentang surat yang ditulis oleh anak Annisa-AHY.

Ilustrator ajak debat soal tudingan Taliban

Tudingan busana yang dikenakan dalam karakter film animasi Nussa mirip dengan pakaian bomber Taliban yang dilayangkan sejumlah pihak menuai respon keras dari warganet.

Tudingan itu sebelumnya dilayangkan sejumlah pegiat media sosial, salah satunya Eko Kuntadhi.

Salah satu ilustrator yang tergabung dalam pembuatan film tersebut, Adriandhy geram atas tudingan Taliban yang dilayangkan.

"Taliban talibun nih baca aja sinopsis film kami di website BIFAN. Noh sekalian gue kasih gambar NUSSA pake baju astronotnya. Biar lo sekalian tau NASA ada cabang di Ciledug. Dipimpin NASSA-R KDI. Dia nyanyi dangdut sebenernya cuma propaganda biar kita semua pindah ke Saturnus," tulisnya di Twitter, dikutip pada Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Petinggi PWNU Jakarta KH Taufik Damas Persilakan Siapa Saja Jadi Pengurus NU, Kecuali Kader PKS

Bahkan, Adriandy mengajak Eko Kuntadhi untuk menonton bersama film tersebut di bioskop sekaligus berdiskusi langsung, ketimbang menuduh tanpa sebab.

"Kami undang resmi baik-baik. Kami ajak nonton PRIVATE. Gratis. Disewain studio PREMIERE XXI di Plaza Senayan. Kursi enak; Supaya lihat produknya dulu sebelum menuduh. Lihat ceritanya. Kualitas animasinya. Mau diajak diskusi santai sama kreator, nggak mau, maunya lanjut ngebacot," imbuhnya.

Sementara itu, Eko Kuntadhi menolak undangan nonton bersama dan diskusi untuk membahas film Nussa.

Baca juga: Geram dengan Pakaian Tokoh Animasi Nussa, Eko Kuntadhi: Sangat Khas Bomber Taliban

"Maaf. Saya gak tertarik dengan produk yang ada sangkutannya dengan Felix Siauw. Maaf...," balas Eko.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pegiat media sosial seperti Denny Siregar, Ferdinand Hutahaean dan Eko Kuntadhi kompak memprotes pakaian yang dikenakan dalam karakter film Nussa besutan sutradara Angga Dwimas Sasongko.

Protes tersebut sejatinya sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Angga pun sudah menjelaskan bahwa film animasi yang dibuatnya tidak seperti yang dituduhkan beberapa pihak, yakni mempromosikan khilafah.

Kali ini, Eko Kuntadhi geram dengan pakaian pakaian yang dikenakan karakter Nussa dalam film tersebut.

Ia bahkan menyebut bahwa pakaian yang dikenakan Nussa tidak mirip seperti pakaian yang dikenakan anak Indonesia pada umumnya.

Baca juga: Demokrat Dituding Tolak UU Ciptaker karena Disorot Media, Benny K Harman: Itu Bohong Besar

Baca juga: Rachland Kritik Seknas Jokowi-Prabowo sebagai Gerakan Melawan Konstitusi

Melainkan lebih mirip pakaian anak-anak Taliban di Afganistan.

"Apakah ini foto anak Indonesia? Bukan. Pakaian lelaki sangat khas Taliban. Anak Afganistan. Tapi film Nusa Rara mau dipromosikan ke seluruh dunia. Agar dunia mengira, Indonesia adalah cabang khilafah. Atau bagian dari kekuasaan Taliban. Promosi yang merusak!" tulis Eko Kuntadhi dikutip dari Twitter, Minggu (20/6/2021).

"Pakaian anak lelaki lebih sering jadi model pakaian bomber. Ketimbang pakaian anak-anak Indonesia," imbuhnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved