Kamis, 16 April 2026

Virus Corona

Rusun Nagrak Dijadwalkan Tampung 33 Pasien Covid-19 pada Hari Pertama

Sebanyak 33 pasien Covid-19 tanpa gejala dijadwalkan untuk mengisi Rusun Nagrak, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Rusun Nagrak, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, mulai dioperasikan sebagai tempat isolasi mandiri Covid-19 per hari ini, Senin (21/6/2021). Rusun Nagrak ini khusus tempat isolasi orang tanpa gejala yang positif Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Sebanyak 33 pasien Covid-19 tanpa gejala dijadwalkan untuk mengisi Rusun Nagrak, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Rusun Nagrak telah ditunjuk sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan, hingga saat ini  baru tiga orang dari 33 pasien Covid-19 yang tiba di Rusun Nagrak, Senin (21/6/2021).

"Kita juga masih menunggu dari kecamatan lain, rencananya malam ini ada 30 yang akan datang dari Tanjung Priok, kemudian dari Kelapa Gading, dari Cilincing, dan Koja," kata Yudi.

Yudi menambahkan, pasien yang diterima di Rusun Nagrak pada hari pertama didominasi warga Jakarta Utara.

Baca juga: 3 Pasien Covid-19 Pertama Tiba di Rusun Nagrak Diantar Pakai Bus Sekolah

Baca juga: VIDEO Mulai Hari Ini Rusun Nagrak Dioperasikan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Namun demikian wilayah lainnya di DKI Jakarta juga bakal ditampung di Rusun Nagrak.

"Untuk dari wilayah DKI lain sedang dihubungi apakah ada yang terkendala dalam rujukan," ujar Yudi.

Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Letkol Laut drg M Arifin mengatakan, mulai hari ini Rusun Nagrak akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

"Untuk Rusun Nagrak sendiri ya harus buka hari ini. Sesuai Satgas BNPB saya diperintahkan untuk koordinir,” ujar Arifin, Senin (21/6/2021). 

Menurut Arifin. dari lima tower Rusun Nagrak yang digunakan, tower 1-4 rencananya dimanfaatkan kepada para pasien Covid-19.

Sementara tower 5 khusus bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas. 

"Nanti tower 5 ada nakes-nakes tugas di sini dan orang-orang yang tugas di sini. Kalau nggak muat yang tower 5 buat pasien," kata Arifin. 

Baca juga: Mulai Operasikan Rusun Nagrak. M Arifin: Empat Tower untuk Pasien dan Satu Tower untuk Nakes

Baca juga: Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Minta Penghuni Rusun Nagrak Tak Perlu Khawatir, Ini Alasannya

Setiap tower terdiri atas 16 lantai, setiap lantai terdiri 17 unit.

Kamar yang digunakan tipe 36 dengan ada dua unit kamar dilengkapi ruang tamu, wastafel dan kamar mandi di dalam. 

“Nanti (setiap) kamar itu di isi vellbed. Yang ruang tamu bisa di isi vellbed dua. Jadi bisa 1.020 (per tower)," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved