Berita Nasional

Ingatkan Tak Asal Menuduh soal Busana Muslim, Gus Nadirs: Radikal-radikul Itu Bukan soal Pakaian

Gus Nadirs mengingatkan agar tidak mudah melabeli seseorang dengan radikalisme atau menyebutnya sebagai 'Taliban' hanya persoalan berbusana.

Editor: Feryanto Hadi
nadirhosen.net
Gus Nadir 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Tokoh Nahdlatul Ulama, Nadirsyah Hosen atau Gus Nadirs turut berkomentar mengenai isu Taliban yang dilayangkan sejumlah pihak terhadap film animasi karya anak bangsa berjudul Nussa.

Tudingan tersebut sebelumnya dilayangkan terkait busana Islami yang dikenakan karakter dalam film tersebut.

Busana tersebut dianggap tidak mencerminkan budaya Indonesia.

Gus Nadirs mengingatkan agar tidak mudah melabeli seseorang dengan radikalisme atau menyebutnya sebagai 'Taliban' hanya persoalan berbusana.

Baca juga: Geram Animasi Nussa Dikaitkan dengan Taliban, Ilustrator Tantang Eko Kuntadhi Debat, Eko Menolak

Baca juga: Petinggi PWNU Jakarta KH Taufik Damas Persilakan Siapa Saja Jadi Pengurus NU, Kecuali Kader PKS

"Radikal-radikul itu bukan soal pakaian. Yang pakai cadar, gamis atau celana cingkrang atau jilbab syar’i tidak lantas membuat mereka otomatis jadi radikal, taliban, kadrun atau apapun labelnya," tulis Gus Nadirs di Twitter, Minggu (20/6/2021).

Gus Nadirs menyebut, apabila isu tersebut terus dimainkan, bukan tidak mungkin akan terjadi perpecahan antar-anak bangsa

"Repot kalau soal ginian aja gak paham-paham dan terus mainkan isu memecah belah bangsa," ungkapnya

Baca juga: Andi Arief Dalam Masalah Serius, Polisi kini Dalami Laporan Kader PSI

Busana Nussa dibilang mirip Taliban

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pegiat media sosial seperti Denny Siregar, Ferdinand Hutahaean dan Eko Kuntadhi kompak memprotes pakaian yang dikenakan dalam karakter film Nussa besutan sutradara Angga Dwimas Sasongko.

Protes tersebut sejatinya sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Angga pun sudah menjelaskan bahwa film animasi yang dibuatnya tidak seperti yang dituduhkan beberapa pihak, yakni mempromosikan khilafah.

Kali ini, Eko Kuntadhi geram dengan pakaian pakaian yang dikenakan karakter Nussa dalam film tersebut.

Ia bahkan menyebut bahwa pakaian yang dikenakan Nussa tidak mirip seperti pakaian yang dikenakan anak Indonesia pada umumnya.

Baca juga: Demokrat Dituding Tolak UU Ciptaker karena Disorot Media, Benny K Harman: Itu Bohong Besar

Baca juga: Rachland Kritik Seknas Jokowi-Prabowo sebagai Gerakan Melawan Konstitusi

Melainkan lebih mirip pakaian anak-anak Taliban di Afganistan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved