Breaking News:

Berita Tangsel

Kapok Terpapar Covid-19 Seusai Liburan, Pemuda Tangsel: Tetap Jaga Prokes, Filternya Kita Sendiri

Jadi filternya di diri kita sendiri, kita yang ngerasan sakit, kita yang harus jagain diri sendiri," pungkasnya. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota/Rizki Amana
Dedy Fareza selaku penyintas covid-19 yang dipulangkan dari RLC Kota Tangsel pada Sabtu, 19 Juni 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG --- Kisah seorang penyintas Covid-19 yang baru saja sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) setidaknya bisa mengispirasi masyarakat untuk selalu peduli menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dedy Fareza (26)  pun mengaku kapok terpapar infeksi Covid-19 setelah menjalani isolasi dan perawatan medis di RLC Kota Tangsel

Dirinya sama sekali tak menyangka akhirnya harus menjalanai isolasi dan perawatan medis.

Sebelumnya Dedy terjaring petugas dalam sebuah razia  protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ketika itu dia tidak memakai masker.

Selain itu, ia juga mengakui tidak percaya dengan adanya penularan dan penyebaran infeksi Covid-19. 

"Saya kena razia karena saya enggak pakai masker, saya juga agak abai juga dengan protokol kesehatan yang berlaku. Awalnya saya enggak percaya juga, cuma ya buktinya saya bisa sampai di sini (RLC Kota Tangsel)," kata ia di RLC Kota Tangsel, Serpong, Sabtu (19/6/2021).

Ketidakpekaannya dalam menerapkan prokes Covid-19 membuat dirinya nekat melakukan perjalanan liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Kata Dedy, dirinya saat itu mudik ke wilayah Jogjakarta. 

Padahal saat itu tengah berlangsung pemberlakuan larangan aktifitas mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Ia pun menduga tertular infeksi Covid-19 saat menjalani perjalanan liburan menggunakan transportasi umum. 

"Awalnya saya dari luar kota liburan saya ke Jogja, tiga hari pas musim libur kemarin," jelasnya. 

Karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat perlunya mengindahkan protokol kesehatan covid-19 dalam setiap aktifitasnya agar mengurangi penularan yang terjadi. 

"Ya kalau bisa bagi yang punya kampung, atau yang kepingin liburan protokol kesehatannya dijaga. Jadi filternya di diri kita sendiri, kita yang ngerasan sakit, kita yang harus jagain diri sendiri," pungkasnya. 

Baca juga: Seluruh Rumah Sakit Sudah Penuh Pasien, Wali Kota Bekasi: Hanya Satu Caranya, Terapkan Prokes

Baca juga: Pemkot Bekasi Klaim Selesaikan Vaksinasi 4.000 Warga Dalam Waktu 1,5 Jam, Ternyata Begini Caranya

Baca juga: Kondisi Genting Dinkes Kota Bekasi Perintahkan RS Swasta Siagakan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved