RLC Kota Tangsel
RLC Kota Tangsel Dipadati Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Akibat Protokol Kesehatan yang Mengendur
Sama seperti di Wisma Atlet, antrean panjang juga terjadi di RLC Kota Tangsel. Hal ini dipicu protokol kesehatan yang mengendur dan abai.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Sama seperti di Wisma Atlet, antrean panjang juga terjadi di RLC Kota Tangsel.
Lonjakan kasus Covid-19 terjadi dalam beberapa hati terakhir di Kota Tangsel.
Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan saat ini peningkatan tersebut mencapai angka hingga ratusan pasien infeksi covid-19.
Menurutnya, peningkatan pasien terus terjadi usai beberapa pekan musim mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Baca juga: VIDEO 20 Pasien Infeksi Covid-19 Bergejala Ringan Antre Masuk ke RLC Kota Tangsel
"Perlu disampaikan bahwa saat ini terjadi lonjakan yang luar biasa jika dibandingkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Di mana RLC sebelum hari raya itu maksimal 30 orang yang dirawat. Tapi sekarang sudah diangka dua ratusan orang, bahkan sampai 250. Jadi kalau dipersentasikan itu sekitar 700 persen," katanya saat ditemui di RLC Kota Tangsel, Serpong, Rabu (16/6/2021).
Suhara menuturkan saat ini belasan pasien pada tiap harinya terus berdatangan ke fasilitas pelayanan kesehatan khusus penanganan infeksi covid-19 bergejala ringan itu.
Saking padatnya penerimaan pasien, pihaknya pun memberlakukan sistem daftar tunggu untuk dapat menempati ruang isolasi dan perawatan medisnya tersebut.
Pasalnya, dari 300 tempat tidur yang tersedia telah terpakai dipadati para pasien yang masih menjalani isolasi dan perawatan medisnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meroket Tajam, RLC Kota Tangsel Berlakukan Daftar Tunggu Penerimaan Pasien
"Jadi kita membuat sistem waiting list. Di mana misalnya hari ini hunian penuh, maka waiting list, dan pasien baru bisa masuk misalnya besok siang atau sore," ujarnya.
"Karena setiap paginya kita memulangkan pasien yang sembuh, seperti hari ini ada 14 orang. Nah sehingga nanti siang dan sore atau bahkan sampai malem yang waiting list bisa masuk," jelas Suhara.
"Saya sampaikan sebelum hari raya itu rata-rata di bawah 10 (pasien-red), sekarang sudah 20 orang perhari. Jadi artinya 20 itu masuk bersama, maka kemungkinan mereka pulang bersama sebetulnya," lanjutnya.
Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Naik Drastis Jadi 25, Terbanyak di Sumatera Utara
Adapun hingga saat ini RLC Kota Tangsel telah mencatat ribuan orang pasien infeksi covid-19 yang telah dan masih menjalani perawatan medis maupun isolasi sejak berdiri pada 16 April 2020 lalu.
"Perlu disampaikan bahwa RLC sampai hari ini dari mulai diresmikan hingga saat ini sudah merawat 3.000 orang. Sudah pulang 2.653 orang," ucapnya.
Sebelumnya, pihak RLC Kota Tangsel kembali memulangkan 14 pasiennya yang telah dinyatakan sembuh dari penyakit menular dan mematikan tersebut.
Dari belasan penyintas covid-19 yang dipulangkan itu, terdapat satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/koordinator-rlc-kota-tangsel-suhara-manullang-1.jpg)