Breaking News:

Kasus Covid-19 Meroket Tajam, RLC Kota Tangsel Berlakukan Daftar Tunggu Penerimaan Pasien

Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan meroket tajam sehingga RLC Tangsel memberlakukan daftar tunggu penerimaan pasien.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rizki Amana
Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel), Suhara Manullang sebut penerimaan jumlah pasien infeksi virus corona meroket dalam beberapa pekan terakhir. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten merilis peta sebaran covid-19 pada tanggal 14 Juni 2021.

Dalam rilisnya tersebut wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menyandang sebagai zona oranye peta sebaran kasus infeksi covid-19. 

Kategori zona oranye tersebut terdiri dari empat indikator yakni kontak erat sebanyak 15.865 orang, kasus suspek sebanyak 5.187 orang, kasus probable sebanyak 10 orang, kasus konfirmasi dengan rincian masih dirawat sebanyak 396 orang, dan sembuh sebanyak 10.976 orang, dan meninggal 406 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi hingga 17.400, Anies: Bila Makin tak Terkendali, Masuk Fase Genting

Terus meningkatnya kasus infeksi covid-19 turut berimbas terhadap ketersediaan tempat tidur pasien di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangsel. 

Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan peningkatan kasus berimbas hingga daftar tunggu pasien infeksi covid-19 bergejala ringan untuk dapat masuk ke fasilitas pelayanan isolasi dan perawatan medis tersebut. 

"Iya (waiting list-red) jadi gini, ini kan kasus meledak di mana-mana ya. Jadi kita sudah masuk ke angka 225 pasien," katanya kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Positif Corona, Satgas Covid-19 Evakuasi Satu Keluarga di Cikarang Barat untuk Isolasi di Hotel Ibis

Ia menuturkan peningkatan kasus terus terjadi pasca beberapa pekan musim mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Menurutnya, hingga saat ini peningkatan kasus terhitung mencapai 600 persen bila dibandingkan pada penerimaan pasien sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

"Dari tiga hari yang lalu sudah sampai dua ratusan pasien. Sudah 200 lebih, 600 persen di banding sebelum Lebaran," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved