Breaking News:

Banjir Bekasi

Diguyur Hujan 1 Jam Selasa Lalu, Pondok Hijau Permai Masih Banjir, Warga Sebut Bisa 3 Hari Surutnya

"Ini mendingan, baru sehari air yang tadinya sepaha, sekarang siang sudah jadi sebetis. Kemarin pas Februari, baru surut setelah 5-7 hari.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Andika Tama, Ketua RT 05/03 Pondok Hijau Permai menyebut kawasan Perumahan Pondok Hijau Permai menjadi satu-satunya wilayah yang masih tergenang banjir akibat tingginya intensitas hujan pada Selasa (15/6/2021) malam kemarin. 

Sebenarnya, terdapat polder yang terletak di belakang kawasan komplek.

Embung tersebut bahkan cukup besar untuk menampung debit air.

Namun, minimnya resapan air menyebabkan air tertahan.

Kali buatan yang dibuat oleh pengembang malah membuat kondisi banjir semakin parah.

"Padahal polder itu dalamnya 14 meter, kalau luasnya mungkin 1 hektar kurang ya. Kemarin saya lihat air itu penuh masuk polder malah setelah hujan. Banjirnya ini justru setelah hujan," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Pengasinan Juhasan mengklaim banjir tersebut terjadi karena beberapa saluran air yang tersambung menuju polder dipenuhi sampah.

"Kenapa sekarang banjir, artinya sekarang folder itu tidak maksimal, kemarin pintunya itu tidak bisa terangkat, jadi air yang dari tiga kelurahan itu masuk semua, nggak masuk ke polder," kata Juhasan.

Penanganan banjir di kawasan PHP membutuhkan kerjasama antara wilayah, terutama kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan yang berbatasan langsung dengan PHP.

Permasalahan sampah yang menyumbat saluran menuju polder harus terintegrasi agar genangan air di sekitar wilayah cepat menyurut, termasuk program pembuatan saringan sampah di saluran air.

"Tentunya saya sudah berkoordinasi dengan Jatimulya, bahkan sebulan yang lalu sampah yang ada di perbatasan itu kita angkat. Baik pematusan gabungan kabupaten dengan kota. Kebetulan ini intensitas hujannya sangat besar, poldernya tidak bisa menampung, sehingga air tidak maksimal masuk ke dalam, sehingga air masuk kesini. Jadi ini limpahan air dari Bojongmenteng, Rawalumbu, sama Mustikasari," tuturnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved