Berita Video
VIDEO : Tiga RT Di Kemayoran Mikro Lockdown Karena Warga Terpapar Covid-19
Sejak Selasa (8/6/2021), kawasan permukiman di tiga RT di Kemayoran, Jakarta Pusat, dilakukan mikro lockdown.
Penulis: Herudin |
Laporan wartawan Tribunnews, Herudin
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Zona merah di DKI Jakarta terus bertambah, sebanyak 25 orang di tiga RT, yaitu RT 01, RT 02, dan RT 08, RW 03, Jalan Intan Baiduri Sumur Batu Kemayoran Jakarta Pusat terpapar Covid-19.
Sejak Selasa (8/6/2021), kawasan permukiman di tiga RT tersebut dilakukan mikro lockdown.
Kasus positif Covid-19 ini merupakan klaster keluarga, bukan klaster mudik.
Warga tidak mengetahui terpapar Covid-19 dari mana.
Sebagian besar warga yang terpapar Covid-19 dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, dan hanya satu rumah yang melakukan isolasi mandiri.
Hingga Rabu (9/6/2021), petugas dari Satgas Covid-19 dan petugas tiga pilar, yakni dari Polsek, Kecamatan dan Danramil Kemayoran melakukan penjagaan di pintu masuk tiga RT tersebut.
Baca juga: Jadi Klaster Lebaran, Tujuh RT di Kabupaten Bekasi Lakukan Mikro Lockdown
Baca juga: 24 Warga Positif Corona Usai Nikahan, Perum Villa Mutiara Gading 1 Terapkan Mikro Lockdown
Penutupan dilakukan dengan memasang spanduk imbauan agar warga sementara ini tidak melintasi wilayah tersebut. Petugas tiga pilar juga akan melakukan pelacakan kasus, penyemprotan disinfektan dan menutup sementara bagi warga maupun tamu untuk melintas wilayah tersebut.
Mikro Lockdown Klaster Permukiman Kelurahan Kayu Putih
Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebutkan di klaster permukiman di RT 11, RW 9, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, diketahui ada 22 warga di sana dari 319 warga, yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Mereka diduga terpapar setelah berinteraksi dengan warga yang pulang mudik Lebaran.
"Dari 22 warga yang terpapar Covid 19, sebanyak enam orang melakukan isolasi mandiri di rumahnya, lalu 13 orang dibawa ke Wisma Atlet dan tiga orang dirawat di RS Pangeran Jayakarta," kata Fadil, Senin (7/6/2021).
Baca juga: Klaster Permukiman Kayu Putih Terapkan Mikro Lockdown karena 22 Warga Terpapar Covid-19
Baca juga: 22 Warga Kayu Putih yang Positif Covid-19 di Klaster Permukiman Diduga Terpapar dari Pemudik Lebaran
Baca juga: Satu Keluarga di Johar Baru Positif Virus Covid-19 setelah Balik Mudik Lebaran
Karenanya kata Fadil, wilayah tersebut menerapkan mikro lockdown sementara waktu, dan diawasi ketat oleh personel tiga pilar dari Polri, TNI dan aparat Pemda DKI.
Untuk menindaklanjuti hal itu kata Fadil, pihaknya memberikan vaksinasi gratis kepada 400 warga di RW 09, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (7/6/2021).
Baca juga: Kegiatan Vaksinasi di Kayu Putih Prioritas Bagi Warga yang Negatif Covid-19 Saat Tracing
Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Covid-19 pada Warga di Klaster Permukiman Kayu Putih Jakarta Timur
Vaksin dilaksanakan oleh tim Dokkes Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur.
Jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Astrazeneca.
"Di mana ada 22 warga di satu RW yang terkonfirmasi positif di satu RT, sehingga dilakukan mikro lockdown di sini,” ujarnya.
“Kami mengapresiasi langkah kuratif yang dilakukan tiga pilar di sini," imbuh Fadil.
Menurutnya, vaksin ke-400 warga di Kayu Putih selain mencegah penyebaran Covid-19 juga untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapat vaksinasi secara nasional.
"Ada 400 dosis yang kita siapkan untuk seluruh warga di sini. Dan tentunya vaksin diberikan melalui tahapan kelayakan pelaksanaan vaksin," kata Fadil.
Baca juga: VIDEO Mikro Lockdown di Taman Pintar Kayu Putih, Ditutup Antisipasi Kerumunan Warga
Baca juga: VIDEO 22 Warga Terpapar Covid-19, Swab Test Massal Digelar di Kayu Putih
Ia berharap Jakarta Timur bisa segera meningkatkan persentase warga yang telah melaksanakan vaksin.
Baca juga: Satu Keluarga di Kota Tangerang Ditemukan Reaktif Virus Covid-19 setelah Mudik Lebaran
Selain itu kata Fadil, untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan warga yang terpapar Covid-19 di sana, pihaknya membagikan satu ton beras dan 500 paket sembako.
"Mudah-mudahan ke depan mekanisme penanganan klaster permukiman ini semakin baik," ujar Fadil.
"Mekanisme 3T, mekanisme intervensi, kuratif, terus kita masifkan dan sosialisasikan,” katanya.
“Sehingga jika terjadi klaster di permukiman, maka langkah cepat dan tindakan cepat dapat telaksana dengan baik,” imbuhnya.
Baca juga: Penyebab 22 Warga Kayu Putih Terpapar Covid-19, Semula Diduga Klaster Tempat Ibadah
“Sebab langkah dan tindakan cepat ini adalah kunci mengatasi Covid-19," katanya lagi.
Fadil memastikan pihaknya bersama TNI dan jajaran Pemprov DKI akan terus bahu-membahu bersama masyarakat mengatasi Covid-19.
"Tanpa keterlibatan masyarakat, tanpa mobilitas dari komunitas tingkat bawah, tentunya mikro lockdown tidak akan terlaksana dengan baik," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya kembali melakukan langkah terobosan dan konsolidasi dengan semua pihak untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.
Baca juga: Tim Satgas Jasa Marga Siaga Mendukung Upaya Pengendalian Penyebaran Virus Covid-19
Salah satunya dengan melakukan pemberdayaan Tim Pemburu Covid-19 Polda Metro Jaya yang terdiri dari personel TNI, Polri dan aparat Pemprov DKI.
Para personel ini disiagakan selama 24 jam untuk menerima laporan baik dari masyarakat atau dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, jika ada indikasi klaster baru Covid-19 di permukiman.
Baca juga: Jadi Tempat Berkumpul Warga, Taman Pintar di Kayu Putih Juga Ditutup Hingga Mikro Lockdown Selesai
"Selain siaga selama 24 jam menerima laporan, tim ini juga akan menindak jika ada kerumunan yang membandel, dan tidak mengikuti ketentuan perundangan protokol kesehatan,” kata Fadil.
“Mulai dari Pergub, Perda dan aturan lainnya, maka tim pemburu dan penindak ini akan kita turunkan," imbuhnya.
Fadil menjelaskan, pemberdayaan tim pemburu Covid-19 ini adalah sebagai langkah konsolidasi pihaknya bersama TNI dan aparat Pemprov DKI untuk mengingatkan kembali dan tetap siapa menghadapi kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 di DKI.
"Kasus Covid-19 pasca-Libur Lebaran kalau kita liat grafiknya ada peningkatan,” ujarnya.
“Oleh sebab itu apel konsolidasi ini untuk melakukan tindakan nyata di basis komunitas dan tindakan nyata penegakan disiplin prokes,” katanya lagi.
“Dengan konsep sinergi semua sektor termasuk pelibatan masyarakat," ujarnya.
Dengan itu semua kata Fadil, diharapkan angka Covid-19 di DKI turun kembali.
"Polda Metro Jaya bersama Kodam dan Pemprov DKI telah melakukan berbagai upaya sebelum mudik, saat mudik dan pasca-mudik,” katanya.
“Sampai hari ini kita telah laksanakan swab antigen dan alhamdulilah hasilnya cukup efektif," imbuh Fadil.
Baca juga: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Bantah Ada Lonjakan Kasus Virus Covid-19
Fadil mengatakan, berbagai praktek mikro lockdown sudah dilakukan pihaknya bersama unsur lain, termasuk masyarakat di sejumlah wilayah di Jakarta.
"Ini kita lakukan setelah menerima dan memastikan bahwa masyarakat yang terkonfirmasi positif di sana tinggi," ujar Fadil.
Hal tersebut katanya menjadi ajang pelatihan pihkanya dan pihak lainya termasuk masyarakat.
"Dan tentu melatih masyarakat agar memiliki daya cegah dan daya tangkal menghadapi pandemi Covid-19 ini," katanya.
Menurut Fadil, sinergi yang sudah terbangun dengan semua pihak dan masyarakat dalam menghadapi Covif-19 menjadi ajang pembelajaran untuk terus melakukan upaya 3 T yakni testing, tracing dan treatment serta menyadarkan masyarakat akan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
"Bergerak cepat dan bertindak cepat menjadi kunci dalam penanganan Covid-19,” ujarnya.
Baca juga: Benyamin Davnie Sebut PPKM Membuat Kota Tangsel Masuk Zona Kuning Wilayah Penyebaran Virus Covid-19
“Mudah-mudahan semua yang kami lakukan dengan elemen lainnya akan terus menjaga dan mencegah masyarkakat terhindar dari bahaya Covid-19. Sebab pencegahan jauh lebih mulia dibandingkan pengobatan," tandas Fadil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mikro-lockdown-sumur-batu.jpg)