22 Warga Kayu Putih yang Positif Covid-19 di Klaster Permukiman Diduga Terpapar dari Pemudik Lebaran
Sebanyak 22 warga Kayu Putih yang positif Covid-19 di klaster permukiman diduga terpapar dari mereka yang balik dari mudik Lebaran.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebutkan di klaster permukiman di RT 11, RW 9, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, diketahui ada 22 warga di sana dari 319 warga, yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Mereka diduga terpapar setelah berinteraksi dengan warga yang pulang mudik Lebaran.
"Dari 22 warga yang terpapar Covid 19, sebanyak 6 orang melakukan isolasi mandiri di rumahnya, lalu 13 oranh dibawa ke Wisma Atlet dan 3 orang dirawat di RS Pangeran Jayakarta," kata Fadil, Senin (7/6/2021).
Baca juga: VIDEO Mikro Lockdown di Taman Pintar Kayu Putih, Ditutup Antisipasi Kerumunan Warga
Karenanya kata Fadil, wilayah tersebut di mikro lockdown sementara waktu dan diawasi ketat oleh personel 3 pilar dari Polri, TNI dan aparat Pemda DKI.
Untuk menindaklanjuti hal itu kata Fadil, pihaknya memberikan vaksinasi gratis kepada 400 warga di RW 09, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (7/6/2021).
Vaksin dilaksanakan oleh tim Dokkes Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur.
Jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Astrazeneca.
Baca juga: Kapolda Minta Gencarkan 3T Sebagai Langkah Antisipasi Penyebaran Covid-19
"Dimana ada 22 warga di satu RW yang terkonfirmasi positif di satu RT. Sehingga dilakukan mikro lockdown di sini. Kami mengapresiasi langkah kuratif yang dilakukan 3 pilar di sini," kata Fadil saat meninjau lokasi mikro lockdown di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (7/6/2021).
Menurutnya vaksin ke 400 warga di Kayu Putih selain mencegah penyebaran Covid-19 juga untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapat vaksinasi secara nasional.
"Ada 400 dosis yang kita siapkan untuk seluruh warga di sini. Dan tentunya vaksin diberikan melalui tahapan kelayakan pelaksanaan vaksin," kata Fadil.
Baca juga: Tren Kasus Covid-19 di DKI Naik, Wali Kota Jakarta Pusat Minta Camat, Lurah, RT/RW Aktifkan Posko
Ia berharap Jakarta Timur bisa segera meningkatkan persentase warga yang telah melaksanakan vaksin.
Selain itu kata Fadil untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan warga yang terpapar Covid-19 di sana, pihaknya membagikan 1 ton beras dan 500 paket sembako.
"Mudah-mudahan ke depan mekanisme penanganan klaster permukiman ini semakin baik," ujar Fadil.
Baca juga: Perumahan Bumi Anggrek Blok PQ Terapkan Lockdown setelah 1 Orang Meninggal Positif Covid-19
"Mekanisme 3T, mekanisme intervensi, kuratif, terus kita masifkan dan sosialisasikan. Sehingga jika terjadi klaster di permukiman maka langkah cepat dan tindakan cepat dapat telaksaa dengan baik. Sebab langkah dan tindakan cepat ini adalah kuncu mengatasi Covid-19," katanya.
Fadil memastikan pihaknya bersama TNI dan jajaran pemprov DKI akan terus bahu membahu bersama masyarakat mengatasi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapolda-metro-jaya-mengunjungi-taman-pintar-di-jalan-gereja.jpg)