Breaking News:

PPDB DKI Jakarta

Kepala Dinas Pendidikan DKI Ungkap Daya Tampung yang Terbatas Jadi Alasan Sortir Pelajar lewat PPDB

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, keterbatasan daya tampung membuat pohaknya melakukan sortir lewat PPDB.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menegaskan keterbatasan daya tampung sekolah membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan PPDB, sebagai ajang seleksi siswa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022 di DKI Jakarta dimulai hari ini, Senin (7/6/2021).

Pemprov DKI Jakarta beralasan seleksi PPDB dilakukan karena jumlah pelajar lebih banyak dibanding daya tampung sekolah yang dikelola pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, total daya tampung untuk SMP Negeri dibandingkan dengan lulusan dari SD Negeri dan Swasta serta Madrasah hanya dapat mengakomodir 47,33 persen peserta didik.

Baca juga: Server Pendaftaran PPDB Down, Sejumlah Orang Tua Kesulitan Mendaftar

Sedangkan total daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri dibandingkan dengan lulusan dari SMP Negeri dan Swasta serta Madrasah hanya dapat mengakomodir 33.66 persen peserta didik.

Berdasarkan catatannya, di Jakarta jumlah Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN) sebanyak 113, SDN ada 1.322 dan SMPN ada 292.

Kemudian jenjang SMAN sebanyak 115, SMKN sebanyak 73, SLBN sebanyak 13, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebanyak 39.

“Dengan daya tampung yang terbatas dan sebaran sekolah yang tidak merata, di mana terdapat 168 Kelurahan tidak memiliki SMA Negeri dan 86 Kelurahan tidak memiliki SMP Negeri, maka harus diterapkan berbagai seleksi PPDB,” kata Nahdiana, Senin (7/6/2021).

Nahdiana mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan untuk membentuk aturan PPDB yang paling sesuai dengan melakukan kegiatan uji publik.

Tujuannya agar mendapatkan masukan dari para pakar, praktisi, birokrat, akademisi dan stakeholder pendidikan serta perwakilan orangtua dalam penyusunan kebijakan PPDB Tahun 2021/2022.

Baca juga: Irwandi Tinjau Hari Pertama Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Tahun 2021

Kebijakan PPDB ini, kata Nahdiana, juga selaras dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved