Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Rizieq Dituntut 6 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Napi Dibebaskan Alasan Covid, yang di Luar Malah Dibui

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, menyinggung soal Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 10 dan 32 tahun 2020.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Nur Ichsan
Rizieq Shihab dituntut 6 tahun penjara atas kasus tes swab Covid-19 di RS Ummi Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman 6 tahun penjara kepada Muhammad Rizieq Shihab, atas perkara hasil tes swab palsu di Rumah Sakit (RS) UMMI.

Menanggapi tuntutan tersebut, anggota kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, menyinggung soal Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 10 dan 32 tahun 2020.

Permen tersebut mengatur tentang program asimilasi Covid-19 untuk para narapidana.

Baca juga: Rekaman Suara Mirip Bambang Pacul Beredar, Ancam Mundur Jika PDIP Pilih Ganjar Pranowo Jadi Capres

"Permenkumham Nomor 10/2020 dan 32/2020 tentang program asimilasi Covid 19, banyak napi diberi asimilasi, dibebaskan alasan Covid."

"Tapi ini yang di luar malah dimasukkan ke dalam tahanan karena alasan prokes Covid," kata Aziz saat dikonfirmasi Tribunnews, Sabtu (5/6/2021).

Langsung Sembuh

Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa Rizieq Shihab dihukum 6 tahun penjara, dalam perkara hasil tes swab palsu di Rumah Sakit UMMI.

Aziz Yanuar, kuasa hukum Rizieq Shihab, kliennya yang semula kurang sehat, langsung sembuh begitu mendengar tuntutan tersebut.

"Santai saja (menyikapinya), malah tadinya kurang sehat dan sakit langsung sembuh dengar tuntutan 6 tahun," kata Aziz mewakili Rizieq Shihab saat dikonfirmasi Tribunnews, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024 Ditetapkan, KPU Diminta Jangan Pakai Kotak Suara Kardus Lagi

Aziz mengatakan, kondisi kesehatan Rizieq Shihab membaik setelah mendengar tuntutan itu, karena dinilai tidak logis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved