PPKM Mikro
Disuruh Pulang, Pengunjung Danau Sunter 2 Malah Tantang Petugas Satpol PP Hujan-hujanan 2 Jam
Diminta pulang saat turun hujan oleh petugas Satpol PP Jakarta Utara, bukanya mematuhi perintah, malah menantang petugas untuk hujan-hujanan.
WARTAKOTALIVE.COM, SUNTER -- Ada-ada saja ulah wisatawan lokal yang berkunjung ke kawasan Danau Sunter 2, Jakarta Utara.
Saat diminta pulang saat turun hujan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), bukanya mematuhi perintah, mereka malah menantang petugas Satpol PP.
Sebagaimana diketahui, semalam turun hujan di sejumlah lokasi di Jakarta, termasuk di kawasan Danau Sunter 2, Jakarta Utara.
Pengunjung yang memadati kawasan wisata gratis tersebut bukannya segera pulang ke rumah masing-masing, melainkan malah berteduh di sejumlah tempat, termasuk di bawah pohon.
Melihat hal itu, petugas Satpol PP Jakarta Utara menegur dan memintanya segera pulang.
Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Tiga Tempat Usaha di Danau Sunter Utara Kena Sanksi
Baca juga: VIDEO Warga Tetap Nekat Mancing di Danau Sunter, Meski Sudah Ada Tanda Larangan Memancing
Akibatnya, pengunjung Danau Sunter 2 bersitegang dengan petugas Satpol PP Jakarta Utara saat diminta segera pulang ke rumah ketika turun hujan di kawasan tersebut, Selasa (1/6/2021) malam.
Permintaan tersebut membuat seorang pengunjung yang sedang berteduh di bawah Pos Pengawasan Satpol PP maju untuk mempertanyakan permintaan petugas tersebut.
Pantauan ANTARA di lokasi sekitar pukul 18.15 WIB, pengunjung tersebut menantang petugas Satpol PP merasakan sendiri derasnya rintik hujan yang sedang berlangsung selama dua jam.
"Ayo di situ kita hujan-hujanan dua jam ya. Enggak usah mengatur orang. Kasihan lah sama orang yang ada di sini," kata pengunjung yang menantang petugas Satpol PP tersebut.
Baca juga: Tinggi Muka Air Pos Pantau Pasar Ikan Rabu 2 Juni 2021 Pukul 04.00 Status Siaga 2
Sebelumnya, wisatawan yang tengah berkunjung ke Danau Sunter 2 saat libur Hari Lahir Pancasila pada Selasa terlihat abai terhadap penerapan protokol kesehatan.
Ada pengunjung yang memadati area tribun untuk menunggu giliran menaiki perahu naga tanpa menggunakan masker, ada pula yang menggelar tikar sambil menikmati sajian yang dibawa khusus dari rumah, tentunya juga tidak memakai masker.
Selain itu, kerumunan orang di area tribun tampak tak mengindahkan aturan jaga jarak, dimana pengunjung masih duduk berdempetan meski di atas tempat duduk yang sudah ada tanda silang warna merah agar tidak diduduki.
Namun, sekitar pukul 18.04 WIB tiba-tiba turun hujan. Pengunjung pun berhamburan mencari tempat berteduh, salah satu tempatnya ada di bawah pos pengawasan.
Baca juga: Begini Nasib 75 Pegawai KPK yang Tidak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan
Kesempatan itu dimanfaatkan oleh petugas Satpol PP untuk mengimbau pengunjung Danau Sunter 2 agar segera pulang ke rumah masing-masing dan tidak berkerumun.
Tapi, karena saat itu masih hujan deras, pengunjung memilih berteduh dulu ketimbang pulang tapi pakaian basah oleh hujan.
Apalagi sejumlah pengunjung Danau Sunter 2 turut membawa anak mereka yang masih di bawah umur untuk berwisata.
Akhirnya, pengunjung dan petugas berteduh di bawah pos bersama-sama sembari menunggu hujan reda.
Baca juga: Horee, Pengenaan Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Ditunda
Wisatawan abai terhadap protokol kesehatan
Sementara itu, wisatawan yang tengah berkunjung ke Danau Sunter 2 saat libur Hari Lahir Pancasila pada Selasa terlihat abai terhadap penerapan protokol kesehatan.
Kawasan tersebut sejatinya merupakan ruang terbuka hijau yang mulai ditata sejak tiga tahun lalu, tepatnya pada Februari 2018.
Namun, pada masa libur kali ini, kawasan Danau Sunter 2 menjadi tempat wisata murah meriah bagi warga Jakarta Utara yang jenuh menghadapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.
Baca juga: Pegawai KPK Tak Lulus TWK Datangi PGI Dinilai Keliru, Seharusnya Datangi MA
"Jenuh lama-lama di rumah, makanya ke sini," ujar warga Pademangan, Jakarta Utara, Iis, saat ditemui wartawan di kawasan Danau Sunter 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/6).
Ibu Rumah Tangga itu mengatakan fasilitas di Danau Sunter, seperti sepeda air berbentuk bebek dan perahu naga, menarik untuk anak-anak serta harga yang ditawarkan pengelola juga terjangkau yakni Rp 10.000 sampai Rp 20.000.
Senada, Irwan (38), warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat juga menyempatkan mengajak keluarganya untuk berwisata pada hari libur.
"Dagangnya libur dulu, mumpung libur makanya menyempatkan ke sini (Danau Sunter)," kata Irwan yang mengaku membawa istri beserta anak bontotnya saat ditemui ANTARA di Jakarta, Selasa.
Baca juga: Kisah Irianto Dahlan, Kakek 62 Tahun Anggota Vanaprastha yang Masih Aktif Mendaki Gunung
Bapak anak dua itu mengatakan tertarik berkunjung ke Danau Sunter karena tidak ada biaya masuknya alias gratis.
"Lumayan, gratis di sini enggak bayar," kata Irwan.
Pantauan ANTARA pukul 16.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB, warga yang berkunjung ke kawasan Ruang Terbuka Hijau yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Tampak pengunjung memadati area tribun tanpa menjaga jarak, meski di atas tempat duduk sudah terdapat tanda jaga jarak berbentuk silang warna merah.
Ada pengunjung yang memadati area tribun untuk menunggu giliran menaiki perahu naga tanpa menggunakan masker, ada pula yang menggelar tikar sambil menikmati sajian yang dibawa khusus dari rumah, tentunya juga tidak memakai masker.
Terdapat pos pengawasan di pojok utara dekat Gelanggang Olah Raga (Gelora) Sunter, pos tersebut diisi oleh sekitar tiga sampai lima orang petugas berpakaian Satuan Polisi Pamong Praja.
Namun, tidak terlihat adanya aktivitas berupa imbauan mematuhi Protokol Kesehatan yang dilakukan petugas tersebut hingga ANTARA beranjak dari lokasi Danau Sunter 2.
ANTARA mencoba menghubungi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jakarta Utara Yusuf Majid untuk meminta keterangan terkait pengawasan aparat di tempat keramaian usai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang PPKM Mikro.
Namun, yang bersangkutan belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan. (Antaranews)