Rabu, 13 Mei 2026

Berita Jakarta

Fraksi PKS Ingatkan Pemprov DKI Tingkatkan Kesiagaan Penyebaran Covid-19 Klaster Lebaran

Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiagaan sebagai dampak kenaikan kasus Covid-19.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Warga RT 003/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (23/5/2021),dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dan RSUD Ciracas, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR – Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiagaan sebagai dampak kenaikan kasus Covid-19.

Hal itu berdasarkan temuan klaster Covid-19 di permukiman pasca-Lebaran 1442 H, Rabu (13/5/2021).

Klaster Covid-19 pascaLebaran ini ditandai dilakukan lockdown terbatas setelah ditemukan banyak kasus baru Covid-19 di pemukiman di Cilangkap dan Ciracas, Jakarta Timur.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin mengatakan, kesiagaan harus dilakukan di tempat berpotensi terjadinya lonjakan kasus.

Lonjakan kasus itu sebagai dampak kegiatan masyarakat saat masa libur Lebaran.

Pemerintah juga harus mengawasi para pendatang dan pemudik yang kembali ke Jakarta saat arus balik Lebaran.

Arifin menambahkan, jika mencermati data kasus harian Covid-19 di Jakarta, terdapat peningkatan drastis.

Baca juga: VIDEO Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung Zona Merah Klaster Lebaran, 104 Warga Positif Covid-19

Baca juga: WASPADA! Ada Klaster Covid-19 di Parung Panjang, Bupati Bogor Ade Yasin Imbau Warga Perketat Prokes

Pada 16 Mei 2021 terdapat 161 kasus baru, dua hari kemudian 18 Mei 2021 ada 291 kasus baru.

Setelah itu, mulai terjadi lonjakan kasus, pada 22 Mei terkonfirmasi 932 kasus baru dan pada 23 Mei ditemukan 867 kasus baru positif covid-19 di Jakarta.

Menurut dia, kewaspadaan dan kesiagaan jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta diperlukan karena diperkirakan masih ada kegiatan pertemuan pasca-Lebaran.

"Maupun kunjungan-kunjungan yang dilakukan ke tempat wisata di musim liburan ini,” kata Arifim seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (26/5/2021).

Dia menjelaskan, tidak sedikit masyarakat baru melakukan mudik setelah berakhir pemeriksaan SIKM, Senin (17/5/2021).

Mereka juga sangat mungkin kembali ke Jakarta dalam waktu dekat ini dan kembali beraktivitas, hingga berpotensi terjadinya penyebaran virus.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Masih di Angka 50, Klaster Libur Lebaran Belum Ada

Baca juga: Pasca Mudik Lebaran Pasien Covid di Wisma Atlet Melonjak Lagi, Paling Banyak dari Klaster Keluarga

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu mengimbau Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Satgas Covid-19 memasifkan imbauan ke masyarakat agar tidak menimbulkan keramaian.

Masyarakat juga diwajibkan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker dan menjaga jarak.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved