Breaking News:

Bakal Panggil Azis Syamsuddin Lagi, Firli Bahuri: KPK akan Ungkap Perkara Ini Setuntas-tuntasnya

Meski begitu, belum diketahui secara persis kapan pemanggilan ulang tersebut akan dilakukan.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan tim penyidik KPK bakal kembali memanggil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan tim penyidik KPK bakal kembali memanggil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (AS).

Azis sedianya akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan suap terhadap penyidik KPK asal Polri AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP), pada Jumat (7/5/2021) lalu.

Namun, politikus Partai Golkar itu tidak menghadiri panggilan penyidik alias mangkir, dengan alasan tengah mengisi agenda kegiatan.

Baca juga: Dua Pimpinan KPK Disebut Berpihak kepada 75 Pegawai Tak Lolos TWK, 2 Ngotot, 1 Menghilang

"Untuk kepentingan penyidikan perkara korupsi tentu, penyidik akan memanggil kembali Saudara AS," kata Firli ketika dihubungi, Kamis (20/5/2021).

Meski begitu, belum diketahui secara persis kapan pemanggilan ulang tersebut akan dilakukan.

Firli menekankan, proses penyidikan perkara yang menjerat Stepanus, Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial, dan pengacara Maskur Husain itu, terus berjalan.

Baca juga: 279 Juta Data Penduduk Bocor di Internet, Bareskrim Segera Panggil Dirut BPJS Kesehatan

"KPK masih melakukan pemeriksaan para saksi dan mengumpulkan bukti-bukti," jelasnya.

Ia pun memastikan setiap perkembangan penyidikan akan disampikan ke publik.

Ia menegaskan, KPK akan menuntaskan penanganan dan mengungkap perkara tersebut guna menjerat tersangka lain.

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Tidak Boleh Digunakan Orang di Bawah Umur 30 Tahun, Ini Alasannya

"Nanti KPK pasti menyampaikan setiap perkembangannya ke publik."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved