Harus Dikarantina, Dua Bule Kabur Tinggalkan Koper di Bandara Soetta, Ditangkap di Puncak, Bokek
Ini cerita dua bule asal Inggris yang nekat kabur saat hendak di karantina. Keduanya ditangkap di Puncak Bogor dan mengaku bokek
Namun saat turun, keduanya mencoba kabur dengan membawa tas berisi kamera dan dokumen saja.
Saat itu, sang sopir menahan dan sempat adu mulut agar kedua WN Inggris tersebut tidak kabur.
Baca juga: Belasan Jabatan di Jakarta Kosong dan Diisi Plt, ini Tanggapan Wagub DKI Ariza
Namun mereka keburu lari dengan tiga koper masih ditahan sang sopir.
"Selanjutnya, sopir taksi kembali ke Terminal 3 dan melapor ke Satgas Udara Covid-19. Dari Satgas Udara berkordinasi dengan Polres," jelas Adi.
"Kami pun berkordinasi dengan imigrasi untuk mencari tahu keberadaan dua WN Inggris yang kabur tersebut," sambungnya.
Baca juga: PT Angkasa Pura II Perketat Pemeriksaan Dokumen Perjalanan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Dari pendalaman, pada tanggal 19 Mei 2021, keduanya terciduk ada kawasan puncak Bogor, Jawa Barat.
Keduanya sempat berpindah-pindah ke berbagai lokasi penginapan berbeda di Puncak Bogor, Jawa Barat.
"Mereka juga sempat melakukan kegiatan fotografi, karena ngakunya bekerja di layanan streaming dan mengaku orang penting," ungkap Kapolres.
Baca juga: Ini Alasan Mengapa Dikenakan Biaya Administrasi Tarik Tunai di ATM Link atau ATM Himbara
Kini, keduanya sudah berada dalam pengawasan Polresta Bandara Soekarno Hatta dan Kedubes Inggris.
Untuk kemudian akan dideportasi ke negara asalnya di Inggris, serta penyekalan untuk kembali datang ke Indonesia.
Keduanya juga disangkakan dengan Pasal 93 ayat 1 Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 2 Bule Inggris Kabur dari Karantina ke Puncak Bogor, Mengaku Bokek dan Bisa Bicara Dengan Malaikat, Penulis: Ega Alfreda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jumpa-pers-bule-kabur.jpg)