Kamis, 23 April 2026

Harus Dikarantina, Dua Bule Kabur Tinggalkan Koper di Bandara Soetta, Ditangkap di Puncak, Bokek

Ini cerita dua bule asal Inggris yang nekat kabur saat hendak di karantina. Keduanya ditangkap di Puncak Bogor dan mengaku bokek

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang mengungkapkan kasus kaburnya dua warga Inggris dari Karantina setibanya di Indonesia, Jumat (21/5/2021). 

Saat penangkapan dan pemeriksaan, keduanya tidak kooperatif.

Baca juga: VIDEO Tak Sampai Semenit Kawanan Maling Bawa Kabur Sepeda Motor di Perum Swarna Asri Bedahan

Bahkan sempat melawan ketika mau dilakukan swab test Antigen di Polresta dengan berbagai alasan.

Mulai dari tidak percaya Covid-19 sampai bisa berbicara dengan malaikat.

"Intinya mereka ini tidak kooperatif sama petugas, mereka seperti main-main yang tidak percaya tuhan, bisa berbicara dengan malaikat dan tidak percaya Covid-19," tutur Adi.

"Pokoknya semua karena mereka tidak punya uang saja dan mengada-ngada," tambah dia lagi.

Baca juga: Dari 1.780 Pemudik, Ada 805 Pemudik ber-KTP non-DKI Tiba di Jakarta Pusat, Ini Lokasi dan Rinciannya

Kabur Beralasan Sakit Perut

Sebagaimana diketahui, setiap penumpang internasioal yang mendarat di Indonesia diwajibkan untuk melakukan karantina selama lima hari di hotel yang telah ditetapkan Satgas Udara Covid-19.

Adalah ODE (39) dan MM (32) dua warga Inggris yang setibanya di Bandara Soekarno-Hatta malah kabur sampai Puncak, Bogor demi tidak dikarantina.

Rencananya keduanya akan dikarantina di Hotel Mercure, Jakarta Utara.

Harusnya, kedua WN Inggris tersebut menjalani karantina selama 5 hari.

Namun, keduanya nekad kabur saat berada di tengah jalan.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan, penumpang pesawat Etihad EY-474 itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (7/5/2021) pukul 12.51 WIB.

Baca juga: Dari 1.780 Pemudik, Ada 805 Pemudik ber-KTP non-DKI Tiba di Jakarta Pusat, Ini Lokasi dan Rinciannya

"Saat tiba di Bandara (Soekarno-Hatta), keduanya menjalani pemeriksaan oleh petugas KKP dan Keimigrasian, kemudian diizinkan untuk memasuki wilayah Indonesia dengan catatan wajib menjalani karantina selama lima hari. Namun di tengah jalan, dia kabur," jelas Adi

Menurut dia, keduanya berdalih sakit perut ingin buang air besar.

Lantas, sopir pembawa kedua bule tersebut mengiyakan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved