Breaking News:

PERHATIAN! Bagi Pemudik yang Sudah Tiba di Jakarta, Harap Mendata Diri ke Pengurus RT/RW

Pemudik yang telah tiba di Jakarta bisa diimbau untuk melaporkan kedatangan kepada pengurus RT/RW.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Dok. Pemkot Bogor
Anies Antisipasi Lonjakan Arus Balik Mudik Lebaran 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau bagi para pemudik yang telah tiba di Jakarta untuk melaporkan diri.

Pemudik yang telah tiba di Jakarta bisa diimbau untuk melaporkan kedatangan kepada pengurus RT/RW.

"Agar bisa didata melalui Aplikasi 'Data Warga' Selama 2 minggu kedepan," tulis imbauan tersebut di akun Instagram @dukcapiljakarta pada Jumat (14/5/2021).

"Ini akan membantu kami untuk mendata penduduk yang sudah berada di Jakarta," tambahnya.

Pelaporan, ini dimulai per 15 Mei 2021 sampai dengan 30 Mei 2021.

Baca juga: Gadis Cantik Dibakar Pacar, Keluarga: Jangankan untuk Menangis, Buka Matanya pun Indah tak Sanggup

Baca juga: Kecolongan Banyak Pemudik Berhasil Lolos Lewat Perahu Eretan Bekasi ke Karawang, Ini Langkah Polisi

Baca juga: Malaysia Sudah Nyatakan Kutuk Serbuan Israel ke Al Aqsa, Fadli Zon Pertanyakan Jokowi dan Menlu

Anies Antisipasi Lonjakan Arus Balik Mudik Lebaran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dari hasil rapat koordinasi dengan forkompimda DKI Jakarta diputuskan akan melakukan dua langkah pengetatan pemantauan atas pergerakan penduduk yang masuk ke Jakarta atau arus balik.

Hal itu dikatakan Anies usai melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan arus balik sesudah musim lebaran, Jumat (14/5/2021).

Rapat digelar bersama Forkompimda DKI Jakarta, jajaran Pemrov DKI, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan jajaran, Pangdam Jaya dan jajaran Kodam Jaya, serta jajaran Kejaksaan Tinggi DKI.

"Kita semua menyadari bahwa setiap kali ada pergerakan penduduk yang cukup besar, maka di pekan-pekan sesudahnya potensi terjadinya kenaikan kasus Covid-19 selalu ada," ujarnya.

"Karena itu kita lakukan rapat koordinasi dan kesimpulan rapat koordinasi, pertama akan dilakukan dua langkah pengetatan pemantauan pergerakan penduduk yang masuk jakarta," kata Anies.

Pertama katanya adalah melakukan screening di pintu-pintu masuk menuju Jakarta dan Jabodetabek.

Baca juga: Pemandu Lagu Beranak 6 Meninggal di Kamar Kos Saat Sahur, Kerap Didatangi Tamu Laki-laki

Baca juga: Viral Video Wanita Sebar Uang Rp100 Juta dari Atas Balkon untuk Karyawannya, Ternyata Pengusaha Ini

Baca juga: Membayar Zakat Fitrah Online, Sahkah? Ini Hukum dan Penjelasannya

"Untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan screening random bagi mereka yang masuk," ujarnya.

"Kedua, bagi kendaaran umum. Kalau kendaraan umum, udara, laut dan kereta api memang sudah dilakukan random screening antigen sebelum berangkat, sehingga kita bisa mendeteksi secara lebih baik bila ada warga yang masuk kawasan Jakarta dan bergejala atau berpotensi membawa covid 19. Itu lapis pertama," paparnya.

Lapis kedua, kata Anies adalah di komunitas yakni Gugus Tugas tingkat RT, RW dikoordinasikan dengan jajaran camat, lurah, babinsa dan bhabinkamtibmas akan bersama-sama melakukan pendataan atas warga yang masuk ke wilayah itu. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved