Breaking News:

Malaysia Sudah Nyatakan Kutuk Serbuan Israel ke Al Aqsa, Fadli Zon Pertanyakan Jokowi dan Menlu

Atas aksi tersebut, pemerintah Malaysia pun telah membuat pernyataan mengutuk keras serbuan tentara Israel ke Masjid Al Aqsa itu.

AFP/Tribunnews.com
Pasukan keamanan Israel dikerahkan di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. Lebih dari 200 orang Palestina terluka setelah bentrok dengan polisi Israel Jumat (7/5/2021) malam di kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem, menurut organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Palestina. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak lebih dari 200 jemaah Palestina terluka akibat penyerbuan tentara Israel di kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem, pada Jumat (7/5/2021).

Atas aksi tersebut, pemerintah Malaysia pun telah membuat pernyataan mengutuk keras serbuan tentara Israel ke Masjid Al Aqsa itu.

Namun, atas pernyataan pemerintah Malaysia itu, Anggota DPR RI Fadli Zon pun mempertanyakan ke pemerintah Indonesia.

Baca juga: PNS Makassar Punya Harta Rp56 M, Mobil Ford Mustang dan Ribuan Meter Tanah, Siapakah Irwan Rusfiady?

Baca juga: Sewa Jet Pribadi, Miliarder India Kabur dari Negaranya karena Lonjakan Covid-19, Segini Biayanya

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

Apakah pemerintah Indonesia akan melakukan hal yan sama dengan pemerintah Malaysia.

"Malaysia sudah mengutuk kekerasan dan serbuan tentara Israel ke Masjid Al Aqsa, mudah-mudahan Pak @jokowi dan Bu @Menlu_RI melakukan hal yang sama. Jangan terlambat," tulis Fadli Zon dalam akun Twitter-nya @fadlizon pada Minggu (9/5/2021).

Diberitakan sebelumnya lebih dari 200 jemaah Palestina terluka setelah bentrok dengan polisi Israel Jumat (7/5/2021) malam di kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem, menurut organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Palestina.

Polisi mengenakan perlengkapan anti huru hara dan menggunakan peluru berlapis karet, yang menyebabkan sebagian besar cedera, kata organisasi itu kepada CNN.

Sekitar 20 orang yang terluka dirawat di rumah sakit darurat sementara 88 orang lainnya dipindahkan ke rumah sakit terdekat.

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan orang-orang berhamburan ketika suara tembakan terdengar.

Malam kerusuhan itu terjadi setelah berminggu-minggu terjadi peningkatan ketegangan di Yerusalem timur.

Sebelumnya di hari yang sama, pasukan Israel menembak dan membunuh dua pria Palestina yang menyerang pangkalan militer di Tepi Barat, Associated Press melaporkan.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved