Senin, 18 Mei 2026

Remisi Idulfitri

Dapat Remisi Bebas di saat Idulfitri, Ardiansyah Rindu Peluk Anak dan Janji Hijrah

Momen Idulfitri kerap ditunggu oleh banyak narapidana, sebab pada saat itu selalu ada remisi yang memungkinkan mereka bebas.

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Ardiansyah (44) salah satu warga binaan yang mendapatkan remisi bebas saat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Momen Lebaran 1 Syawal 1442 mungkin menjadi hari yang tak pernah dilupakan sepanjang hidup Ardiansyah (44), warga binaan yang menjalani hukuman di rutan kelas 1A Salemba Jakarta Pusat.

Sebab tepat di hari kemenangan ini, Ardiansyah mendapatkan remisi bebas dari Rutan Salemba, Kamis (13/5) hari itu juga Bahri akan segera dapat menghirup udara bebas dan segera bertemu dengan keluarganya.

Dengan menggunakan baju muslim berwarna putih dan memakai kopiah, ia pun membawa surat remisi yang sempat diberikan oleh Karutan Kelas 1A Salemba, Yohanis Varianto secara simbolis.

Baca juga: 4 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Bebas Usai Dapat Remisi Lebaran 2021

Baca juga: Kemenkumham DKI Berikan Remisi pada 4.847 Warga Binaan Lapas dan Rutan saat Hari Raya Idulfitri

Rasa syukur dan bahagia tak bisa ia curahkan dari raut wajahnya, selain berulang kali ia terus mengucap syukur kepada tuhan, di hari yang ia anggap tak pernah terlupakan ini.

"Alhamdulillah saya bersyukur, terima kasih kepada bapak bapak yang ada di sini. Saya tidak bisa berbicara banyak selain mengucapkan terima kasih," kata Ardiansyah ditemui di Rutan Salemba, Kamis (13/5/2021).

Menjadi warga binaan tak pernah ia bayangkan sebelumnya, setelah ia terlibat kasus pembelian motor bodong.

Sejak saat itu, pikirannya pun kacau, apalagi harus meninggalkan kedua anaknya dan istrinya untuk menjalani hukuman.

Meskipun dirinya sempat terancam hukuman lebih dari dua tahun penjara, pada akhirnya hakim memvonisnya 10 bulan kurungan.

Meski dianggap singkat Ardi sapaanya menganggap 10 bulan di rutan merupakan waktu yang cukup lama.

Ia akui ketika itu dirinya hanya bisa pasrah, dan berusaha menjalani kehidupan di dalam rutan untuk menerima hukuman atas perbuatannya.

Namun, dibalik itu semua ia pun berusaha bangkit, setelah memperlajari ilmu agama di dalam rutan.

Baca juga: 4.847 Warga Binaan Lapas dan Rutan di DKI Jakarta Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri, 39 Orang Bebas

Baca juga: Lapas Salemba Memberikan Remisi Bebas kepada 20 Warga Binaan Pemasyarakatan

"Dulu mungkin karena saya jarang ibadah. Setelah saya beribadah dan mendalami agama di dalam rutan, saya bisa semangat kembali," ungkapnya.

Sejak menjalani masa hukuman di rutan Salemba, Ardiansyah pun mencoba untuk bersosialisasi ke warga binaan lainnya.

Pandagang terhadap rutan yang dianggap menakutkan rupanya tak semua benar, pasalnya banyak warga binaan yang pada pada akhirnya sadar untuk menjalani kehidupan yang benar.

"Sebenarnya kalo kita udah di sini nggak punya bayangan buat ini itu, mereka disini cuma mikir buat pembinaan, tempat buat melebur dosa, insaf gitu aja sih," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved