Breaking News:

Larangan Mudik

VIDEO Kapolda Metro Jaya : Sekitar 1,2 Juta Warga Jakarta Berhasil Mudik

Fadil menjelaskan ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat untuk memperkuat pengamanan arus balik.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyebutkan bahwa sekitar 1,2 juta orang sudah meninggalkan jakarta untuk mudik Lebaran. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan sejumlah lembaga terkait dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran dan memperkuat pengamanan larangan mudik Lebaran.

Rapat di gelar di Gedung Balai Pertemuan Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/5/2021).

Fadil mengatakan jumlah pemudik dari Jakarta ke daerah sekitar 1,2 juta orang.

"Berdasarkan hasil evaluasi, jumlah pemudik dari Jakarta melalui darat, kereta dan udara, sebelum larangan mudik berlaku tanggal 6 Mei, serta pemudik yang berhasil lolos penyekatan, jumlahnya diperkirakan 1,2 Juta orang," kata Fadil.

Baca juga: Larangan Mudik, Perbatasan Bekasi-Karawang Macet Parah, Sejumlah Pekerja Kawasan Industri Jalan Kaki

Baca juga: Bupati Bekasi Sesalkan Banyak Warga Mudik dan Terobos Barikade Polisi di Perbatasan Bekasi-Karawang

Karenanya diperkirakan mereka akan kembali sepekan setelah Lebaran.

"Dan kami bersama lembaga lainnya akan mengantisipasi arus balik ini," kata Fadil.

Fadil menjelaskan ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat untuk memperkuat pengamanan arus balik.

Baca juga: Larangan Mudik Jelang Idul Fitri, Sejumlah Kendaraan Melintas ke Arah Puncak Bogor Didominasi Plat B

"Kami akan melaksanakan kolaborasi dengan BNPB dan Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat pengamanan bandara, stasiun, pelabuhan dan base area yang dijadikan sarana dan prasarana untuk arus kembali setelah pelaksanaan penyekatan mudik ini," kata Fadil, Selasa (11/5/2021).

Selain memperkuat kerjasama dengan lembaga pemerintahan, kata Fadil, aparat kepolisian juga akan menerapkan swab antigen berlapis untuk para pemudik yang kembali di titik-titik rawan.

Baca juga: Akibat Larangan Mudik Okupansi Hotel di Bogor Turun selama Libur Lebaran

"Kami juga akan laksanakan strategi swab berlapis mulai dari titik start banyaknya pemudik seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur agar para pemudik yang kembali harus memiliki surat swab antigen atau PCR," katanya.

"Kemudian juga akan dilakukan swab antigen di lokasi titik penyekatan dan check point secara sukarela," kata Fadil.

Terakhir, Fadil juga menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Pangdam, Pangkoarmada, Pangkoops untuk memperkuat basis komunitas personel yang berjaga di pos penyekatan dan check point.

"Pangdam punya Babinsa, Pangkoarmada punya Bintara Maritim dan Pangkoops punya Bintara Dirgantara yang bertugas untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam rangka memutus mata rantai Covid," katanya.(bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved