Mudik Lebaran
Bupati Bekasi Sesalkan Banyak Warga Mudik dan Terobos Barikade Polisi di Perbatasan Bekasi-Karawang
Bupati Bekasi Sesalkan Banyak Warga Masih Nekat Mudik Hingga Terobos Barikade Polisi di Perbatasan Bekasi-Karawang
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menyesalkan masih banyak warga nekat melakukan mudik lebaran.
Hal itu terlihat masih banyak pemudik hendak melintasi titik penyekatan di Jalan Rengas Bandung, Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang.
Padahal, pemerintah telah melarang mudik Lebaran 1442 Hijriyah/ 2021, 6-17 Mei 2021, guna mencegah penyebaran virus corona.
"Kita sayangkan masih banyak warga memaksakan kehendak untuk mudik. Aturan pemerintah tegas tidak boleh mudik demi kebaikan bersama," kata Eka, pada Selasa (11/5/2021).
Terkait titik penyekatan jebol, Eka mengatakan, pemerintah daerah terus bekerjasama dengan pihak kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya untuk mencegah pemudik dengan merubah pola berdasarkan evaluasi yang dilakukan bersama.
"Kita telah evaluasi bersama, pola penyekatan akan kita ubah menjadi menjemput bola. Jadi tidak diam di tempat sehingga dapat mengurai kepadatan dan tidak terjadi penumpukan," jelas Eka.
Baca juga: Seringkali Kritisi Jokowi, Ini Postingan Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain Sebelum Meninggal Dunia
Selain mengubah pola penyekatan arus mudik, Eka juga menambahkan bahwa personel yang berjaga di perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang akan ditambahkan.
"Untuk di perbatasan kita akan tambahkan personel dan pembatas kita akan ganti dengan beton sebagai langkah antisipasi lanjutan," tambahnya.
Baca juga: Kisah Anak Durhaka, Dorong Ibunya Hingga Jatuh Terduduk, Anak Perempuan: Makanya Aku Dibolehin Main!
Jebol Barikade Polisi
Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, pada Minggu (9/05/2021) pukul 22.40 WIB.
Awalnya, terjadi kemacetan parah arus kendaraan terutama karena sepeda motor. Bahkan sepeda motor nekad melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga petugas gabungan terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Situasi semakin semrawut dan macet tidak bergerak sepanjang 5 kilometer. Petugas gabungan yang berjaga tampak kewalahan dengan membludaknya para pemudik yang memadati dua jalur.
Petugas meminta pemudik untuk putar balik, akan tetapi para pemudik menolaknya. Sehingga sempat macet total sepanjang 5 kilometer.
Situasi semakin panas disebabkan para pemudik terus memaksa untuk melintasi pos penyekatan itu.
Khawatir situasi semakin parah dan terjadi hal yang tak diinginkan. Akhirnya pihak Kepolisian membuka barikade penyekatan tersebut.
Baca juga: VIDEO Polisi Intensifkan Periksa Truk Angkut Barang Antisipasi Pemudik yang Bersembunyi
Baca juga: VIDEO Pemudik Sepeda Motor Terobos Penyekatan di Karawang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemudik-yang-melintasi-jalur-pantura-kedungwaringin-perbatasan-bekasi-karawang-semakin-ramai.jpg)