Jumat, 24 April 2026

Larangan Mudik

Empat Orang Provokator Agar Pemudik Terobos Barikade Diamankan Petugas

Polisi mengamankan empat orang provokator di titik penyekatan Jalan Rengas Bandung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021).

Penulis: Muhammad Azzam |
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Polisi mengamankan provokator diamankan petugas di titik penyekatan Jalan Rengas Bandung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (11/5/2021) dini hari. 

Para pemudik cukup padat yang hendak melintasi pos penyekatan tersebut, sehingga terjadi macet total hingga sepanjang lima kilometer.

Alhasil, petugas terpaksa membuka penyekatan itu sesaat.

Baca juga: Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia dalam Usia 58 Tahun, Ini Tausiah Terakhir sebelum Wafat

Arus pemudik yang melintasi Jalur Pantura, Kedungwaringin, perbatasan Bekasi-Karawang semakin ramai saat lewat tengah malam, pada Selasa (11/5/2021).
Arus pemudik yang melintasi Jalur Pantura, Kedungwaringin, perbatasan Bekasi-Karawang semakin ramai saat lewat tengah malam, pada Selasa (11/5/2021). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Langkah tersebut diungkapkan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan guna mengurangi kepadatan tersebut.

"Bukan jebol sebenarnya, tapi atas diskresi kepolisian melihat situasi. Guna mengurai kepadatan juga," kata Kombes Hendra Gunawan pada Senin (10/5/2021).

Hendra menjelaskan sebelum membuka penyekatan pihaknya sudah berkordinasi dengan posko penyekatan dibeberapa wilayah berikutnya, seperti Karawang, Purwakarta dan Subang.

"Kasatlantas saya perintahkan koordinasi dengan Kasatlantas di Karawang, Purwakarta, Subang, dan Cirebon. Di sana akan disekat lagi," terang dia.

Baca juga: Kisah Anak Durhaka, Dorong Ibunya Hingga Jatuh Terduduk, Anak Perempuan: Makanya Aku Dibolehin Main!

Hendra menegaskan alasan pemudik dibiarkan melanjutkan perjalanan karena kondisi yang sudah kondusif. Apalagi akibat kemacetan total yang tidak bisa bergerak menimbulkan kerumunan.

"Ini dinamika, supaya tidak terlalu berkerumun dan jadi potensi penyebaran penyakit. Dibukanya tidak lama, langsung kita tutup lagi," tutur dia.

Titik penyekatan Larangan Mudik 1442 Hijriyah/ 2021, Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang kembali ramai dilintasi pemudik, Senin (10/5/2021) malam.
Titik penyekatan Larangan Mudik 1442 Hijriyah/ 2021, Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang kembali ramai dilintasi pemudik, Senin (10/5/2021) malam. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Hendra menambahkan, pihaknya akan menambah jumlah personil untuk memperkuat posko penyekatan di Kedungwaringin yang berbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang.

"Kami akan menambah personil, diharapkan kejadian serupa tidak terjadi," paparnya.

Baca juga: Gus Miftah Masuk Gereja Picu Polemik, Ketua MUI Pusat Paparkan Hukumnya

Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor berhasil menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, pada Minggu (9/05/2021) malam.

Awalnya, terjadi kemacetan parah arus kendaraan terutama karena sepeda motor. Bahkan sepeda motor nekad melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga petugas gabungan terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Situasi semakin semrawut dan macet tidak bergerak sepanjang lima kilometer.

Baca juga: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Asal Usul Hari Minggu, Berasal dari Santo Dominggo-Seorang Imam Katolik

Petugas gabungan yang berjaga tampak kewalahan dengan membludaknya para pemudik yang memadati dua jalur.

Petugas meminta pemudik untuk putar balik, akan tetapi para pemudik menolaknya. Sehingga sempat macet total sepanjang lima kilometer.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved