Larangan Mudik

Budi Setiyadi Gertak Pemudik yang Menerobos Titik Penyekatan Larangan Mudik tak Nekad Melawan Hukum

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, menggertak pemudik yang lolos dari titik penyekatan, karena akan dihambat pada titik selanjutnya.

Editor: Valentino Verry
dephub.go.id
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Budi Setiyadi, meminta pemudik untuk bisa menahan diri dan mematuhi larangan mudik. Sebab, mereka akan dihambat di banyak titik jika memaksakan kehendak. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi, menilai rombongan pemudik yang menerobos check point penyekatan bukan berarti bisa lolos melakukan mudik.

Ia mengungkapkan, bahwa titik penyekatan tidak hanya ada di satu wilayah saja, namun ada di beberapa wilayah.

Jadi para pemudik yang nekad ini, bukan berarti lolos dari penyekatan.

"Posko atau titik penyekatan yang disiapkan itu berlapis dan ini pasti dilalui oleh para pemudik yang nekad menerobos tersebut," ujar Budi, Selasa (11/5/2021)

Selain itu, Budi juga menyebutkan, setidaknya ada 11 pos penyekatan yang ada di wilayah Karawang. Jadi belum tentu para pemudik ini bisa lolos.

Baca juga: Ini Alasan Eks Wakil Ketua FPI Aceh Bikin Video Lawan Larangan Mudik, Sering Bikin Konten Provokatif

Baca juga: Menhub: Kita Imbau Tenaga Kerja Tunda Perjalanan Kembali ke Indonesia Sampai Larangan Mudik Berakhir

Kejadian penerobosan titik penyekatan di wilayah Karawang oleh para pemudik ini, lanjut Budi, karena memang di perbatasan antara Karawang dan Bekasi cukup tinggi volume kendaraannya dan semakin parah dengan adanya pemudik sepeda motor.

"Hal ini berimbas menjadi antrean yang cukup panjang. Ini kami menggunakan strategi buka tutup, karena jalur tersebut juga digunakan oleh angkutan logistik," ujar Budi.

Menurutnya, bila antrean sudah mulai panjang sekitar satu kilometer, maka akan dilepas dan tidak dilakukan penyekatan dulu untuk mengantisipasi kerumunan.

"Tetapi kita juga menyiapkan titik penyekatan berlapis, untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi. Penerobosan titik penyekatan oleh pemudik sepeda motor juga kita sedang evaluasi dan akan diperkuat," kata Budi.

Pemberlakuan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 tidak sepenuhnya berjalan lancar dengan adanya penyekatan di beberapa titik.

Seperti yang terjadi di pos check point Tanjung Pura, Karawang yang sudah tiga kali jebol oleh pemudik bersepeda motor yang hendak ke Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Jebolnya check point itu akibat menumpuknya ribuan sepeda motor yang tak sabar untuk melintas di jalur utara pulau Jawa itu.

Budi berharap seluruh tim gabungan penjaga posko dari pihak TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, juga Satpol PP dapat bekerja dengan maksimal untuk melakukan penyekatan bagi pemudik.

Sinergitas itu diperlukan untuk memberi edukasi kepada masyarakat agar tak memaksakan untuk mudik.

Baca juga: Dirlantas, Kapolres hingga Kasatlantas Turun Tangan Atasi Keruwetan Titik Penyekatan Kedungwaringin

Baca juga: VIDEO Aksi Kasatlantas Kesal Pemudik Nekat Lawan Arah untuk Terobos Titik Penyekatan

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved