Berita Bekasi
Dinas Kesehatan Kota Bekasi Percepat Imunisasi Anak Zero Dose
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menurunkan angka anak yang belum pernah menerima imunisasi zero dose.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berkomitmen percepat imunisasi dasar (Zero Dose).
Satu bukti nyata komitmen itu dengan menggelar pertemuan koordinasi lintas sektor dalam penjangkauan anak Zero Dose yang berlangsung di Hotel Fairfield by Marriot, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (19/9/2025).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menurunkan angka anak yang belum pernah menerima imunisasi zero dose.
Sekaligus memastikan cakupan imunisasi merata di seluruh wilayah Kota Bekasi.
“Anak yang masuk kategori Zero Dose, yaitu belum pernah menerima imunisasi DPT-HB-Hib dosis pertama hingga usia 11 bulan 29 hari, berpotensi besar mengalami kerentanan terhadap penyakit. Karena itu, upaya lintas sektor sangat diperlukan agar tidak ada anak yang terlewat dari layanan imunisasi,” kata Satia dalam keterangannya, Sabtu (20/9/2025).
Satia menjelaskan kegiatan ini didukung oleh Clinton Health Access Initiative (CHAI) dan diikuti beragam instansi, diantaranya Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, organisasi profesi kesehatan, PKK, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Aisyiyah, hingga unsur kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, serta pamor kelurahan.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bekasi menegaskan komitmennya untuk mempercepat penjangkauan anak Zero Dose melalui pemetaan komunitas, survei cepat, dan koordinasi berjenjang dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Harapannya, dengan sinergi semua pihak, Kota Bekasi dapat mencapai target cakupan imunisasi yang merata dan menekan angka kasus PD3I. Anak-anak kita berhak mendapatkan perlindungan penuh sejak dini,” jelasnya.
Apa Itu Zero Dose?
Zero Dose adalah istilah untuk menyebut anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar sama sekali, khususnya imunisasi DPT-HB-Hib dosis pertama atau dosis dasar untuk mencegah difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Haemophilus influenzae tipe B.
Dalam konteks program imunisasi, kategori Zero Dose biasanya ditetapkan pada anak:
1. Usia 0–11 bulan 29 hari yang belum menerima imunisasi dasar pertama.
2. Masih dapat dikejar atau dilengkapi hingga usia 59 bulan (5 tahun) agar anak tetap mendapat perlindungan.
Tujuan identifikasi Zero Dose adalah supaya tidak ada anak yang terlewat dari imunisasi, sehingga mencegah penyebaran Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) seperti campak, polio, difteri, dan sebagainya
"Imunisasi merupakan upaya paling efektif mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I)," papar Satia. (M37)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Solar Industri Mahal, Pengolahan Sampah di TPA Burangkeng Bekasi Lumpuh |
|
|---|
| DPRD Soroti Proyek Penataan Pedestrian dan Drainase di Bekasi Timur dengan Anggaran Rp 3,4 Miliar |
|
|---|
| Tri Adhianto Gandeng 12 Kampus, Tes Kemampuan Bahasa Inggris Kadis hingga Staf |
|
|---|
| Tri Adhianto Wajibkan One Day English dan Bahasa Jepang di Sekolah Kota Bekasi |
|
|---|
| Tri Adhianto Tak Omon-omon Soal Rapat Pakai Bahasa Inggris, Suasana Langsung Pecah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Imuninasi-Zero-Dose.jpg)