Breaking News
BREAKING NEWS, Kelompok Debt Collector yang Kepung dan Bentak Babinsa di Koja Ditangkap
Sembilan debt collector yang kepung babinsa tersebut diamankan pada hari ini, Minggu (9/5/2021) siang yakni sekira pukul 14.00 WIB.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Feryanto Hadi
Pada video yang beredar, seorang pria berseragam loreng mengendarai sebuah mobil.
Baca juga: Viral Video debt collector Terjun ke Kali Ciliwung Gunung Sahari, Takut Diamuk Massa
Di belakang bangku sopir, terdapat sejumlah keluarga yang menumpang di mobil tersebut.
Seorang pria terlihat terkulai lemas sambil menarik nafas.
Namun di samping pintu mobil yang dikendarai itu, sejumlah pria menggeruduk menghentikan kemudi mobil.
Akibatnya, mobil tidak bisa berjalan terus untuk masuk tol.
Hadangan para pria yang mengaku sebagai debt collector itu membuat mobil tertahan di depan gerbang tol.
Baca juga: VIRAL VIDEO 4 Orang debt collector Dipukuli Massa di Tasikmalaya,3 Sepeda Motornya Dibuang ke Sungai
"Keluar, keluar. Mobil ini ditarik leasing," kata pria-pria tersebut berteriak dari luar jendela kemudi.
Hal itu membuat keluarga yang ditumpanginya panik. Seorang anak kecil bahkan menangis karena insiden itu.
Pria berseragam loreng itu menenangkan para pria tersebut.
"Saya enggak ada urusan sama leasing. Sebentar ya saya mau antar bapaknya dulu yang terkena serangan jantung. Ini harus dibawa ke rumah sakit dulu," ujar tentara tersebut.
Baca juga: Dapat Teror dari debt collector dari Makian Sampai Ancaman, Jangan Ragu Laporkan ke Polisi
Namun para pria berpakaian preman itu tidak menggubris alasan pria berseragam loreng.
Mereka tetap berteriak, membentak, dan menghadang mobil.
Hingga akhirnya mobil menerabas para pria tersebut.
Baca juga: KRONOLOGI Anggota Forkabi dan FBR Bentrok di Pejaten dengan Senjata Tajam, Polisi Lepaskan Tembakan
Baca juga: Garang saat Bentak Tentara, Kelompok Debt Collector Tak Berkutik saat Disergap Pasukan TNI dan Polri
Dalam naskah di media sosial disebutkan bahwa sejumlah debt collector atau mata elang berusaha merampas paksa kendaraan yang dikemudikan oleh anggota TNI bernama Serda Nurhadi dari Kodim Jakut.
Dugaan sementara, Nurhadi sedang berusaha menolong warga yang tak lain adalah pemilik kendaraan tersebut.
Serda Nurhadi tidak tahu jika kendaraan yang disopirinya sedang bermasalah dengan leasing.