Breaking News:

Larangan Mudik

Larangan Mudik, Tujuh Calon Penumpang Bus AKAP di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang Tidak Bisa Mudik

Sedikitnya tujuh calon penumpang bus di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, tidak bisa berangkat mudik Lebaran.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi: Sedikitnya tujuh calon penumpang bus di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, tidak bisa berangkat mudik Lebaran. Foto: Sejumlah orang melakukan perjalanan keluar kota dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2020). 

Untuk hari pertama pada Kamis, 6 Mei 2021 total ada 135 kendaraan diputar balik.

Rinciannya, 112 kendaraan roda dua, 20 kendaraan roda empat pribadi, tiga kendaraan roda empat penumpang dan enam travel gelap.

Hari kedua, Jumat, 7 Mei 2021 total ada 1.365 kendaraan.

Dengan rincian, 1.041 roda dua, 318 roda empat pribadi, enam roda empat penumpang, dan lima travel gelap.

"Kendaraan yang diputar balik itu dari jalan arteri dan alternatif wilayah Kabupaten Bekasi menuju ke Karawang," imbuh dia.

Hendra menambahkan titik penyekatan di Jalan Arteri itu Jalur Pantura Jalan Kedungwaringin, Jalan Cibarusah, dan Jalan Setu-Cileungsi.

Sementara jalur alternatif yakni Jembatan Cibeet, Jembatan Pebayuran, dan Jembatan Kaligandu.

"Titik penyekatan itu yang menjadi akses yang bisa menuju ke wilayah Karawang, Cianjur dan Bandung," kata Hendra.

Sebelumnya, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja meminta masyarakat mengerti dan memahami terkait aturan larangan mudik Lebaran 1442 Hijriyah/ 2021.

Ditegaskannya, pemerintah melarang mudik suatu kebaikan sebagai rangka upaya menekan angka penyebaran Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved