Breaking News:

Larangan Mudik

Larangan Mudik, Tujuh Calon Penumpang Bus AKAP di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang Tidak Bisa Mudik

Sedikitnya tujuh calon penumpang bus di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, tidak bisa berangkat mudik Lebaran.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi: Sedikitnya tujuh calon penumpang bus di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, tidak bisa berangkat mudik Lebaran. Foto: Sejumlah orang melakukan perjalanan keluar kota dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sedikitnya tujuh calon penumpang bus di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, tidak bisa berangkat mudik Lebaran.

Diketahui, tujuh calon penumpang bus tak bisa mudik saat kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 diberlakukan itu, merupakan penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Diakui Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang, Bernard Pasaribu, pihaknya membatalkan perjalanan tujuh calon penumpang bus terbatas pada hari pertama larangan mudik, Kamis (6/5/2021). 

"Ada tujuh penumpang yang tidak bisa berangkat karena tidak memenuhi syarat keberangkatan dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 13," katanya, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Bicara Soal Mudik, Harap Warga Tetap Silaturahmi Virtual

Baca juga: Selama Dua Hari Larangan Mudik 1.500 Kendaraan Diputar Balik, Paling Banyak Pemudik Motor

Baca juga: VIDEO Larangan Mudik Lebaran, Kendaraan Selain Plat Cirebon Diperiksa Ketat di Posko Penyekatan Weru

Sementara itu Bernard menambahkan pada hari yang sama, ada sebanyak 15 bus diberangkatkan dari Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang.

"Kalau dilihat dari keberangkatan penumpang kemarin penumpang bus AKAP terbatas rata-rata perjalanan dinas swasta untuk pekerjaan mereka," ungkap Bernard.

Menurut Bernard, untuk keberangkatan pada hari ini, Jumat (7/5/2021) hingga pukul 13.00 WIB tercatat ada lima penumpang bus AKAP terbatas berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang.

“Tiga penumpang tujuan Yogyakarta, dua tujuan Solo, seluruhnya menggunakan dua bus,” kata Bernard.

Adapun operasional keberangkatan saat larangan mudik berjalan normal seperti sebelum aturan berlaku.

Halaman
1234
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved