Kabar Artis

Kaesang Pangarep Tulis Buku 'Kecebong Kaesayangan', Chef Arnold Garap 'Filosofi Endog', Pilih Mana?

Dari 10 buku yang dirilis Falcon Publishing ini setidaknya buku Chef Arnold Poernomo dan komik karya Kaesang Pangarep cukup menarik perhatian.

Dokumentasi Falcon Publishing
Buku berjudul Kecebong Kaesayangan digarap Sang Javas dan Kaesang Pangarep. Buku yang diterbitkan Falcon Publishing itu mulai dirilis menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021, Jumat (7/5/2021). 

"Telur itu basic dan multifungsi. Saya ingin berbagi pentingnya persisten dan kerja keras, karena di dunia yang serba instan ini kadang orang melupakan proses," katanya.

Padahal, lanjut Chef Arnold, "Untuk menjadi seseorang itu butuh proses. It takes time."

Baca juga: Selain Nadya Arifta Kini Muncul Nama Nabila Javanica, Wanita Muda dan Cantik Dekat dengan Kaesang

Baca juga: Saat Sambangi Kantor PSSI, Kaesang Pangarep Bercanda Ingin Jadi Penerus Ketum PSSI Mochamad Iriawan

Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, berkolaborasi dengan Tim Sang Javas menghadirkan komik Kecebong Kaesayangan.

Komik ini bercerita tentang kehidupan kecebong di dasar kolam.

Kolam yang bernama Kolam Nusantara ini sangat unik karena ratusan, bahkan ribuan kecebong turun-temurun hidup di kolam itu.

Buku berjudul Kecebong Kaesayangan digarap Sang Javas dan Kaesang Pangarep. Buku yang diterbitkan Falcon Publishing itu mulai dirilis menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021, Jumat (7/5/2021).
Buku berjudul Kecebong Kaesayangan digarap Sang Javas dan Kaesang Pangarep. Buku yang diterbitkan Falcon Publishing itu mulai dirilis menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021, Jumat (7/5/2021). (Dokumentasi Falcon Publishing)

Para kecebong itu beraktivitas selayaknya kehidupan manusia.

Hal ini menyoroti keadaan yang sedang tidak baik saat ini.

"Di salah satu cerita di komik itu ada karakter yang suka sebar hoaks dan digambarkan akibat berita hoaks memengaruhi ketenteraman Kolam Nusantara," kata Kaesang.

Baca juga: Nyaris Kena Tipu di Instagram, Kaesang Langsung Bikin Panik Pelakunya, Begini Kronologinya

Baca juga: Kuasai Saham Mayoritas Persis, Kaesang Ingin 50 Persen Pemain Timnas Indonesia Diisi Orang Asli Solo

Kaesang berpesan, "Kalau bersosial media kita harus bertanggung-jawab."

Tim Sang Javas menambahkan, kecebong dalam komik itu adalah simbol.

"Kami menggunakan tokoh kecebong karena mengambil analogi metamorfosis katak, dari kecil sampai dewasa," kata Sang Javas.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Luncurkan Buku Autobiografi Anak Sopir Jadi Wakil Wali Kota

"Metamorfosis yang bermuara pada harapan untuk terus berproses dan tumbuh menjadi besar," lanjutnya.

Sepuluh novel itu sudah bisa dipesan melalui Program Pre Order yang sedang dibuka hingga Senin (10/5/2021).

Ada program gratis ongkir dan free voucher berlangganan KlikFilm selama dua bulan untuk setiap pembelian buku.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved