Breaking News:

Lebaran 2021

Selama Larangan Mudik, Pelabuhan Merak Hanya Operasikan Dua Dermaga untuk Keperluan Logistik

Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten membatasi operasionalnya selama kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

ANTARA/Laily Rahmawaty
Kakorlantas Polri Irjen Istiono saat mengecek pos penyekatan jalur mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (22/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten membatasi operasionalnya selama larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Gerbang Pulau Jawa di sebelah barat itu hanya mengoperasikan dua dermaganya selama aturan larangan mudik Idul Fitri 1442.

Pengoperasian dua dermaga itu dilakukan untuk menjaga distribusi logistik dan barang penting lainnya agar tidak terhambat.

Video: Pemudik Diputar Balik tengah Malam di Perbatasan Bekasi-Karawang

Selain itu, dermaga tersebut juga melayani perjalanan khusus bagi para penumpang yang masuk kriteria sesuai Addendum Satgas Covid-19 No. 13 Tahun 2021.

"Selama masa larangan mudik disepakati dua dermaga dibuka, sambil kita lihat dinamikanya," kata Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Kamis (6/5/2021).

Meski demikian, keputusan pengoperasian dermaga bisa berubah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Larangan Mudik Dimulai, Polisi Lakukan Penyekatan Jalan Tol

Baca juga: Mulai Hari Ini Kamis 6 Mei 2021 Larangan Mudik Berlaku, 2.000 Petugas Jaga 15 Titik Penyekatan

Hal itu mengacu pada perkembangan arus kendaraan logistik semakin bertambah banyak yang hendak menyeberang.

Nanun, ASDP Indonesia Ferry belum menetapkan dermaga mana saja yang akan ditutup dan di operasikan.

Sehari sebelumnya ASDP mengoperasikan 9 dermaga yang bisa digunakan pemudik sebelum masa larangan berlaku.

"Nanti akan diputuskan dermaganya yang mana, secara teknis akan melihat perkembangan di lapangan sebelum diputuskan lagi. Yang jelas diberlakukannya situasional, karena melihat kebutuhan logistik. Terkait jumlah kapal yang akan dioperasikan nanti kita hitung lagi dengan BPTD persisnya dermaga berapa," terangnya.

Baca juga: Pemprov DKI Pastikan akan Tes Covid-19 dan Isolasi Warga yang Nekat Mudik Saat Kembali ke Jakarta

Ira memastikan bahwa seluruh aktivitas distribusi logistik dan kebutuhan penting lainnya bisa berjalan lancar, tanpa adanya hambatan dengan pembatasan jumlah dermaga yang beroperasi.

"Saat ini koordinasi terus dilakukan, bahwa logistik adalah perjalanan khusus jadi tetap bisa menyeberang. Transisi larangan saat ini harus berjalan mulus, sehingga harus kita pastikan kaitan logistiknya," katanya. (Fandi Permana)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved