Breaking News:

Lebaran 2021

Mulai Hari Ini Kamis 6 Mei 2021 Larangan Mudik Berlaku, 2.000 Petugas Jaga 15 Titik Penyekatan

Sehubungan dengan penerapan larangan mudik Lebaran 2021 itu, diturunkan petugas gabungan dari Polres Karawang, TNI, dan Pemkab Karawang.

Editor: Hertanto Soebijoto
ANTARA/Andi Firdaus
Mulai hari ini, Kamis (6/5/2021), secara resmi Pemerintah mulai menerapkan larangan mudik Lebaran 2021. Foto ilustrasi: Petugas gabungan menggelar penyekatan di Jalan Bekasi Raya, Cakung, Jakarta Timur dalam rangka pengawasan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM), Rabu (27/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Secara resmi Pemerintah mulai menerapkan larangan mudik Lebaran 2021 pada hari ini.

Kebijakan larangan mudik Lebaran mulai diberlakukan hari ini, Kamis, 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Sehubungan dengan penerapan larangan mudik Lebaran 2021 itu, diturunkan petugas gabungan dari Polres Karawang, TNI, dan Pemkab Karawang.

Video: Sopir Bus di Terminal Bayangan Cimanggis: Tak Ada penyekatan saat Masa Pengetatan

Para petugas gabungan itu akan melakukan penyekatan di 15 titik di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 46+500 dan Tanjungpura.

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, 2.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait bakal berjaga di pos-pos penyekatan.

Baca juga: PNS Makassar Punya Harta Rp56 M, Mobil Ford Mustang dan Ribuan Meter Tanah, Siapakah Irwan Rusfiady?

Baca juga: Sewa Jet Pribadi, Miliarder India Kabur dari Negaranya karena Lonjakan Covid-19, Segini Biayanya

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

"Ada 15 titik penyekatan untuk mengantisipasi pemudik," ujar Rama di Mapolres Karawang, Rabu (5/5/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Dari 15 titik itu, dua di antaranya menjadi prioritas, yakni Kilometer 46+500 Tol Jakarta-Cikampek dan jalan nasional di jalur arteri Karawang dengan pintu utama di Tanjungpura. Kemudian, di jalur tengah di Bundaran Kepuh.

"Jalan nasional palang pintu pertama di Tanjungpura dan palang pintu terakhir di Jatisari apabila apa kebobolan," ujar Rama.

Baca juga: Kemenkeu Buka Suara Terkait Pengelolaan Aset TMII Beralih ke Negara

Baca juga: Muncul Narasi Megawati Jual TMII ke China Terkait Pengambialihan, Kementrian Kominfo: Itu Hoaks

Pemudik yang masuk pengecualian diperbolehkan mudik, tetapi tetap memenuhi syarat, yakni menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dan surat dari aparat berwenang, misalnya instansi tempat bekerja atau kepala desa.

"Inilah yang menjadi syarat mutlak. Nanti akan diperketat, apabila tidak mengantongi, kita akan putar balikkan," ujar dia.

Baca juga: Moeldoko Minta Manajemen TMII Mulai Siapkan Diri Menuju Transisi Pengelolaan

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved