Breaking News:

Larangan Mudik

Pemkot Tangsel Bakal Dirikan Posko Penyekatan Larangan Mudik Mulai H-7 Lebaran

Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan larangan mudik Hari Raya Lebaran 2021 di tengah belum meredanya kasus infeksi covid-19.

Warta Kota/Rizki Amana
Bus-bus AKAP mangkal di Terminal Bayangan Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dampak dari larangan mudik Lebaran dari pemerintah. Sebab, pemerintah akan memberlakukan kebijakan larangan mudik Hari Raya Lebaran 2021 di tengah belum meredanya kasus infeksi covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan larangan mudik Hari Raya Lebaran 2021 di tengah belum meredanya kasus infeksi covid-19.

Kebijakan tersebut diberlakukan dengan memerintahkan setiap daerah melakukan penyekatan akses mobilitas masyarakat di tengah pemberlakukannya. 

Melakukan penerapan yang telah diatur pemerintah pusat, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal mendirikan posko penyekatan di sejumlah wilayah perbatasannya. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Ika mengatakan setidaknya ada tujuh titik lokasi yang bakal didirikan posko penyekatan. 

Baca juga: Kemenhub Keluarkan Stiker Khusus Perjalanan saat Larangan Mudik, IPOMI: Jangan Disalahgunakan

Baca juga: Railink Akan Refund Tiket Calon Penumpang KA Bandara 100 Persen saat Periode Larangan Mudik

"Penyekatan secara nasional yang saya bilang ada dua lokasi itu di Puspiptek dan di Bitung," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

"Kalau di Tangselnya sendiri ada lima titik penyekatannya terutama di perbatasan Tangsel dan Gading Serpong, perempatan Muncul, perempatan Viktor, di Po Bus Kramat Jati yang ada di Jalan RE. Martadinata, dan di Bintaro," imbuhnya. 

Ika mengatakan, lokasi pendirian posko penyekatan tersebut merupakan perbatasan wilayah Kota Tangsel dengan wilayah lainnya seperti DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. 

Sebab, larangan mudik itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Baca juga: Update Larangan Mudik, Kereta Api Jarak Jauh Hanya untuk Perjalanan Mendesak dan Non-mudik

Baca juga: Diperlukan Dukungan dari Masyarakat,  Gubernur Ganjar Tegaskan Larangan Mudik Harus Ditaati

Adapun Addendum Surat Edaran ini mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik dari tanggal 22 April - 5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik dari tanggal 18 Mei - 24 Mei 2021. 

"Jadi selama itu (Dishub Kota Tangsel-red) gabung petugas dari TNI, Polri, Satpol PP dari H-7 sampai H+7 (Lebaran-red)," pungkasnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved