Breaking News:

Berita Jakarta

Geruduk Kantor Nadiem Makarim pada Peringatan Hardiknas, 9 Demonstran Ditetapkan sebagai Tersangka

Sembilan tersangka tersebut ternyata tidak seluruhnya mahasiswa. Ada buruh hingga pengangguran yang ikut serta dalam demo tersebut.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI-- Polda Metro Jaya menetapkan 9 orang tersangka dalam aksi unjuk rasa dalam rangka hari pendidikan nasional (Hardiknas) yang berlangsung di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), 1 Mei 2021 lalu.

Meski begitu ke 9 orang tersebut dimana 5 diantaranya adalah mahasiswa tidak dilakukan penahanan.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Alami Patah Tulang Kaki Akibat Kecelakaan Lalulintas, Yanti Dapat Manfaat Program RTW BPJamsostek

Baca juga: Kembali Gaungkan Isu Taliban dan Radikalisme, Denny Siregar Sebut WP KPK Mau Bikin Negara Khilafah

"Sembilan orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan perannya masing-masing," kata Yusri.

Sembilan tersangka tersebut ternyata tidak seluruhnya mahasiswa. Ada buruh hingga pengangguran yang ikut serta dalam demo tersebut.

"Dari sembilan itu kalau tidak salah ada empat atau lima itu mahasiswa karena memang juga ada yang mahasiswa ngakunya tapi dia sebenarnya buruh," kata Yusri.

Kesembilan tersangka katanya dikenakan Pasal 216 KUHP dan Pasal 218 KUHP tentang melawan petugas dan tidak mengindahkan perintah petugas.

Baca juga: Survei Capres Terbaru Litbang Kompas, Jokowi Kalahkan Prabowo dan Anies Jika Boleh Jabat 3 Periode

Baca juga: Novel Baswedan dan Puluhan Pegawai Terancam Dipecat, Benny K Harman Singgung Revolusi Mental Jokowi

"Dengan ancaman hukuman empat bulan penjara. Sehingga para tersangka tidak dilakukan penahanan," katanya.

Seperti diketahui, dalam hari Hardiknas, aksi unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Aksi demo tersebut dibubarkan paksa oleh polisi karena berlangsung hingga malam hari.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved