Berita Jakarta
Antisipasi Anak Muda Berbuat Mesum di Malam Hari, Pramono Perbanyak CCTV di Ragunan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung khawatir Taman Margasatwa Ragunan (TMR) jadi lokasi mesum, karean buak malam hari, maka CCTV ditambah.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal memperbanyak Closed-Circuit Television (CCTV) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan.
Hal itu dilakukan untuk mencegah perbuatan yang tak diinginkan terlebih tempat wisata dengan luas 147 hektar itu akan diuji coba “Night at the Ragunan Zoo” atau buka saat malam hari mulai Sabtu (10/10).
"Jadi gini, dulu setiap saya membuka taman, termasuk lima taman di Jakarta itu kan semua orang khawatir bahwa itu akan terjadi (perbuatan asusila). Di Ragunan pun kami akan mengatur hal yang sama dengan CCTV dan sebagainya," ungkap Pramono saat ditemui awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Baca juga: Ragunan Buka Wisata Malam Mulai Besok, Pengunjung Bisa Olahraga Sambil Lihat Binatang Nokturnal
Pramono berkomitmen akan membuka ruang publik dengan memprioritaskan keamanan dan kenyamanan warga Ibu Kota.
Apabila ditemukan tindakan-tindakan yang kurang baik seperti berbuat asusila atau mesum pihaknya akan bertindak tegas.
"Kalau itu terjadi maka kami tentunya akan mengambil langkah tegas. Karena kami ingin Jakarta ini semakin banyak tempat yang bisa dinikmati oleh masyarakat," jelas dia.
Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Buka Malam Hari Setiap Akhir Pekan, Ada Layanan E-Car Rp 250 ribu
Pramono juga menyebut kendaraan pribadi maupun umum dilarang memasuki area TMR.
Adapun kebijakan itu diterapkan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan pengunjung juga hewan, serta kelestarian lingkungan selama pelaksanaan uji coba buka malam hari.
"Jadi kami sudah mendapatkan laporan bahwa besok akan dimulai setiap hari Sabtu untuk dari jam 18.00 WIB setelah salat maghrib sampai dengan jam 10.00 WIB. Dan itu juga diberikan kesempatan bagi siapapun untuk bisa berolahraga di Ragunan. Tetapi bagi masyarakat yang ingin melihat binatang, maka dia enggak boleh menggunakan kendaraan pribadi," jelas dia.
Pihaknya, kata dia, akan menyediakan layanan shuttle bus agar pengunjung tetap mudah mengakses lokasi tanpa membawa kendaraan pribadi.
Adapun tarif shuttle ditetapkan sebesar Rp250.000 untuk lima orang.
Dia menjelaskan, pengunjung yang membawa kendaraan nantinya dapat memarkir di area yang telah disiapkan.
Pemprov DKI juga tengah menyiapkan solusi parkir vertikal atau elevated parking untuk menampung lebih banyak kendaraan.
"Harus menggunakan shuttle bus ataupun mobil yang disiapkan oleh Ragunan. Dan saya sekarang sedang mempersiapkan untuk pengaturan parkir di Ragunan nanti secara bertingkat. Sekarang kan salah satu problem utama di Ragunan itu adalah parkir," ucap dia.
Pramono berharap uji coba Ragunan buka malam hari dapat berjalan baik dan disambut antusias masyarakat.
| Dari Pasien untuk Kaum Duafa, Klinik Utama Dewi Sartika Bagikan Makan Gratis Setiap Hari |
|
|---|
| Dorong Naik Kelas, 2.574 Pelaku Ekraf Dapat Pembinaan Sudin Parekraf Jakarta Timur |
|
|---|
| 2 Pengemis Berpakaian Pocong Ditangkap Sudinsos Jaktim, Alasannya Ingin Diperhatikan |
|
|---|
| FLO DKI Jakarta Harap Kepemimpinan Syafrin Liputo Perkuat Pelayanan dan Pembangunan di Jaksel |
|
|---|
| Berkaca Jalan Amblas di Lenteng Agung, Rano Karno Minta Inventarisasi Saluran Tua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pramono-ragunan.jpg)