Senin, 27 April 2026

Lifestyle

Fashion Show Eco Print Back to Nature

Program ini mengadakan pelatihan ibu rumah tangga untuk dapat memproduksi material bahan ecoprint dengan bahan-bahan pewarna

Penulis: MNur Ichsan Arief |
dok lazismu
Lazismu menggelar program pemberdayaan dengan mengadakan pelatihan ibu rumah tangga untuk dapat memproduksi material bahan ecoprint dengan bahan-bahan pewarna. Serta pola alami yang bisa di dapatkan di sekitar kita 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program pemberdayaan ekonomi Lazismu menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran dana-dana Zakat Infaq Sadakah (ZIS) maupun Corporate Social Responsibility (CSR) dari mitra Lazismu.

Kali ini dengan menggandeng mitra, antara lain Wardah, Unit Pengelola Zakat Permata Bank Syariah, dan lain-lain, Lazismu menjalankan program pemberdayaan.

Program tersebut dengan mengadakan pelatihan ibu rumah tangga untuk dapat memproduksi material bahan ecoprint dengan bahan-bahan pewarna. Serta pola alami yang bisa di dapatkan di sekitar kita.

Pelatihan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2020, dan telah diadakan di beberapa kota di Pulau Jawa, Aceh dan Batam. Hasil produksi dari pelatihan ini telah diperkenalkan oleh Lazismu melalui berbagai ajang pameran pemberdayaan.

Baca juga: Lazismu Launching Program Ramadan 1442 H

Baca juga: Majelis Taqwa Telkomsel dan Lazismu Bangun Sumur Bor di Daerah Rawan Kekeringan

Kemudian mendapatkan apresiasi dari peserta pameran. Baik dari dalam maupun luar negeri.

“Banyak yang berminat dan bahkan ada ekspatriat dari Norwegia yang membeli baju ecoprint. Ibu-ibu juga ada yang membeli jilbab hasil produksi ibu-ibu binaan Lazismu ini”, kata Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu, dalam siaran persnya, Senin (4/5/2021).

Diharapkan dengan program pemberdayaan ini, ada penambahan nilai pada ibu rumah tangga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami berharap keterampilan ini juga bisa diapresiasi masyarakat dan dapat tempat di hati penikmat busana”, ujar Hilman.

Senada dengan Hilman, Direktur Utama Lazismu, Sabeth Abilawa juga berharap pemberdayaan Lazismu ini mampu meningkatkan semangat dan ekonomi peserta di tengah kondisi pandemi.

Baca juga: BPK Audit Program BPKH Bersama Lazismu sebagai Wujud Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Baca juga: Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi Survei yang Dilakukan Lazismu

“Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam program pemberdayaan perempuan ini. Semoga hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat. Terutama peserta yang didampingi oleh Lazismu”, ucap Sabeth, yang sangat berpengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat ini.

Sementara itu, penanggung jawab program pelatihan, Pupung Pursita menyampaikan bahwa para peserta pelatihan ecoprint tidak hanya mendapatkan teknik membuat motif dari bunga dan daun pada kain.

Namun, juga diberikan teknik membuat motif dalam media lainnya, seperti pada kulit kambing atau domba, mug, kertas, dan media lainnya.

"Inovasi dalam pembuatan produk ecoprint senantiasa kami tingkatkan, agar memiliki ciri tersendiri sehingga mampu bersaing dengan produk-produk ecoprint lainnya", jelas Pupung.

Untuk lebih mengenalkan program dan hasil produksi para ibu yang telah mengikuti pelatihan Lazismu, segera digelar pagelaran busana.

Event ini dilakukan secara hybrid atau daring dengan tajuk Hybrid Fashion show (HFS) 2021 “Ecoprint Back To Nature” dari Jakarta dan Yogyakarta.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved