Minggu, 19 April 2026

VIDEO Sejumlah Warga Pilih Mudik Lebih Dini Sebelum Dilarang Menggunakan Kereta Api

Sebelum berangkat, Roni terlebih dahulu menanyakan kondisi di kampung halamannya mengenani aturan kekarantinaan di wilayah Cilacap.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Meski pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik di musim Lebaran 2021 tahun ini, namun sejumlah masyarakat bersikeras dan tetap melakukan perjalanan pulang ke kampung halamannya. 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi Utara -- Meski pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik di musim Lebaran 2021 tahun ini, namun sejumlah masyarakat bersikeras dan tetap melakukan perjalanan pulang ke kampung halamannya.

Seperti Roni (35), pria asal Babelan, Kabupaten Bekasi, yang memilih mudik lebih dini ke Cilacap, Jawa Tengah, menggunakan moda transportasi kereta melalui Stasiun Bekasi, Bekasi Utara.

Roni yang pulang kampung bersama istri dan 1 orang anaknya ini, sebenarnya mengetahui adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah pasa 6-17 Mei 2021 mendatang.

"Tahu sih ada larangan, tapi bagaimana ya, saya sudah 3 tahun enggak pulang," ucap Roni saat ditemui di Stasiun Bekasi, Bekasi Utara, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: PT KAI Pastikan Tiket Tanggal 6 - 17 Mei 2021 Belum Dapat Dipesan karena Ada Larangan Mudik

Baca juga: Jadi Bang Toyib yang Tak Pulang Tiga Kali Lebaran, Roni Pilih Mudik Lebih Dini Sebelum Dilarang

Sebelum berangkat, Roni terlebih dahulu menanyakan kondisi di kampung halamannya mengenani aturan kekarantinaan di wilayah Cilacap.

"Kata orang tua sih di sana ya biasa saja. Paling nanti saya enggak keluar rumah dulu beberapa hari," tuturnya.

Ia pun telah merancang skenario kepulangannya dan berencana untuk berangkat kembali dari Cilacap menuju Bekasi setelah tanggal 17 Mei 2021.

Baca juga: 5 Hari Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik Lebaran, Stasiun Pasar Senen Dipadati Calon Penumpang

"Kan dilarangnya sampai 17 Mei ya, makanya paling nanti baliknya setelah tanggal itu saja," kata Roni.

Senada dengan Roni, Usman (52) pria asal Kelurahan Bekasi Jaya ini, juga memilih pulang lebih awal sebelum larangan mudik diberlakukan pemerintah.

Baca juga: UPDATE Larangan Mudik: Ini Risiko dan Kerugian Masyarakat Jika Paksa Mudik Pakai Jasa Travel Gelap

"Kebetulan kontrak kerja saya juga sudah habis, jadi sekalian saya pulang ke Pacitan sebelum enggak boleh mudik," ungkap Usman.

Baik Roni dan Usman telah melakukan tes deteksi Covid-19 menggunakan alat tes GeNose yang disediakan oleh PT KAI Daop 1 Jakarta, sebagai syarat melakukan perjalan keluar kota. (abs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved