Lapas Salemba
Lapas Kelas IIA Salemba Memberikan Asimilasi pada 22 Warga Binaan
Sebanyak 22 warga binaan mendapatkan asimilasi dari Lapas kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 22 warga binaan mendapatkan asimilasi dari Lapas kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat.
Asimilasi ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Bakti Permasyarakatan ke-57.
Kalapas Kelas IIA Salemba, Yosafat mengatakan warga binaan yang mendapatkan asimilasi, mereka sisa hukumannya 2/3 sebelum tanggal 30 Mei 2021 mendatang.
"Jadi di Lapas Salemba ada 22 warga binaan yang mendapatkan asimilasi," kata Yosafat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2021).
Baca juga: Rutan Salemba Pemerkan Produk Buatan Warga Binaan, dari Kerajinan Tangan Hingga Kaos
Baca juga: Sidak di Ruang Warga Binaan, Petugas Sita Kompor Gas Hingga Sex Toy
Dikatakan Yosafat, jika warga binaan yang telah menjalani hukuman 2/3 sisa masa tahanan di bawah tanggal 30 Mei 2021, sudah dapat dibebaskan.
Warga binaan yang mendapatkan asimilasi pun juga harus berperilaku baik.
"Syarat yang dapat asimilasi adalah narapidana yang berkelakuan baik selama di dalam lapas. Jangan sampai dia yang melanggar aturan kita masukan dalam daftar asimilasi," katanya.
Program pengeluaran dan pembebasan narapidana melalui asimilasi dan integrasi juga dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 berdasarkan Permenkumham No. 32 Tahun 2020.
Yosafat berharap, asimilasi yang diberikan kepada warga binaan dapat merubah perilaku mereka ketika berada di lingkungan masyarakat luar Lapas Salemba.
Baca juga: VIDEO Jelang Ramadan Rutan dan Lapas Salemba Sidak Ruang Tahanan Warga Binaan, Ini yang Ditemukan
Baca juga: Kerap Kali Buat Onar, Dua Warga Binaan Rutan Salemba Dipindah ke Nusa Kambangan
Nantinya setelah bebas, mereka yang dapat asimilasi masih wajib lapor di pihak Bapas terdekat sampai habis masa hukumannya.
"Harapan kami, selama asimilasi kejahatan mereka tidak diulangi. Mereka yang mendapatkan asimilasi juga dapat memanfaatkan kreativitasnya sesuai dengan pelatihan yang diikuti selama di dalam Lapas Salemba," ucapnya.