Breaking News:

Sidak di Ruang Warga Binaan, Petugas Sita Kompor Gas Hingga Sex Toy

dalam sidak kali ini petugas menemukan barang barang yang sebetulnya dilarang berada di dalam ruang tahanan seperti handphone dan peralatan masak

Warta Kota/Joko Suprianto
Rutan kelas 1A Salemba dan Lapas kelas IIA, Salemba Jakarta menggelar sidak ruang tahanan warga binaan pada Selasa (6/4) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Petugas gabungan menyasar Rutan Kelas 1A Salemba dan Lapas Kelas IIA, Salemba Jakarta menggelar inspeksi mendadak (sidak) ruang tahanan warga binaan pada Selasa (6/4/2021) malam. Dalam sidak itu petugas menyita sejumlah barang dari ruang tahanan warga binaan.

Dalam kegiatan ini petugas Rutan Salemba dan Lapas Selemba berkolaborasi dengan Polsek Cempaka Putih dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Sidak dilakukan untuk menciptakan kondusifitas ruang tahanan warga binaan.

Petugas Rutan Salemba langsung melakukan pemeriksaan di ruang tahanan warga binaan, sasarannya yaitu meminimalisasi adanya penyalahgunaan narkoba di dalam lapas, namun petugas tak menemukan adanya narkoba dalam sidak itu.

Hanya saja, dalam sidak kali ini petugas menemukan barang barang yang sebetulnya dilarang berada di dalam ruang tahanan seperti handphone dan beberapa peralatan memasak.

Baca juga: PT HPM Pamerkan City Hatchback RS dan Civic Type R Special Edition di Dreams Cafe Senayan Park

Baca juga: Desain Makin Kokoh, Hyundai Rilis New Santa Fe di Indonesia, Dijual Mulai Rp 569 juta

Kepala Balai Pemasyara­katan (Kabapas) Jakarta Barat yang juga Kordinator Sidak, Sambiyono, mengatakan sidak kali ini merupakan atas perintah Kakanwil DKI melaksanakan sidak secara serentak. Adapun di Rutan Selemba menyasar tiga Blok tahanan dengan jumlah 30 kamar.

“Ini semua bertujuan dalam rangka menciptakan kondisi Rutan Salemba yang aman terbebas dari Narkoba ataupun barang terlarang,” kata Sambiyono di Rutan Salemba, Selasa (6/4/2021).

Adapun dari hasil razia itu ditemukan tiga handphone, dua TV dinding, sembilan rice cooker, enam kipas angin, sebuah sex toy, lima kompor gas, 18 panci, wajan, dan tiga buah kompor, serta beberapa peralatan listrik lainnya. “Dari barang-barang ini kita sita dan langsung dimusnahkan,” katanya.

Sementara, Kepala Rutan Kelas 1A Salemba Jakarta, Yohanis Varianto mengatakan barang-barang yang ditemukan sebagai besar merupakan barang yang sudah lama berada di dalam kamar tahanan yang telah di wariskan secara turun temurun. “Ya memang kalau dilihat dari barangnya ini sudah lama ada di dalam. Sehingga ini kita sita untuk menjaga ketertiban di dalam rutan,” kta Yohanis.

Tentunya kedepan, Yohanis akan melakukan sidak rutin untuk menghindari barang-barang terlarang berada di kamar warga binaan, termasuk yaitu narkoba. Bahkan ia akan memberikan sanksi tegas kepada warga binaan yang kedapatan mengunakan narkoba di dalam rutan.

“Kita juga sudah bekerjasama dengan BNN serta melakukan pengetatan di pintu utama dengan memberikan penguatan kepada petugas agar tidak melakukan atau membantu barang-barang itu masuk ke rutan,” ujarnya.

Sementara, di lokasi terpisah, Lapas kelas IIA Salemba, Jakarta juga melakukan sidak di waktu yang bersamaan, hasilnya didapati puluhan handphone dari kamar warga binaan. Kemudian petugas pun melakukan penyitaan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham DKI Jakarta, Marselina Budiningsih mengatakan razia ini dilakukan untuk mewujudkan ketertiban kamar warga binaan Lapas Salemba. "Hasil sidak kita temukan 33 Handphone, 15 sendok,tiga  kipas angin, tiga powerbank, tiga parfum kemasan botol beling, sebuah cermin,dan sebuah sikat gigi yangn  bisa dijadikan sajam," kata Marselina.

Baca juga: Dinilai Mampu Membimbing, Ganjar Didapuk Sebagai Dewan Pembina ESI Jawa Tengah

Baca juga: Berbeda Pandangan, Rapat Paripurna Penetapan Pansus LKPJ dan Raperda Kota Depok Sempat Kisruh

Pasca sidak kali ini, pihaknya akan lebih menekankan kepada penguatan pengawasan di dalam Lapas. Dengan penguatan itu maka, hal-hal kecil yang menjadi pelanggaran dapat diminimalisasi.

Sebab, barang-barang hasil sidak yang ditemukan merupakan barang-barang yang ada sejak dulu dan digunakan secara turun temurun oleh warga binaan. Untuk itu setelah di sita, maka akan dilakukan penguatan pengawasan.

"Nanti akan dilakukan penguatan dulu bahwa hal ini dilarang seperti handphone. Tapi kalo misalnya kita dapatkan lagi orangnya tentu akan kita berikan sanksi khusus," ujarnya. Sedangkan Kepala Lapas kelas IIA Salemba Jakarta, Yosafat menyampaikan pihaknya berterima kasih dengan semua jajaran yang telah berkoordinasi dalam kegiatan malam ini termasuk dari Polsek Cempaka Putih dan BNN.

"Pelaksanaan ini tidak hanya mengikuti perintah dari dirjen pas tapi inisiatif menjelang bulan suci Ramadan. Kita juga akan melakukan sidak ini secara rutin untuk menjaga kondusifitas di dalam Lapas," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved