Kecelakaan Alutsista

#Prayfornanggala402 Berkumandang di Twitter, Pencarian Berpacu dengan Ketersediaan Oksigen di Kapal

#Prayfornanggala402 puncaki trending topic di Twitter, Pencarian Berpacu dengan waktu Ketersediaan Oksigen di Kapal Selam tersebut

Editor: Wito Karyono
twitter
#Prayfornanggala402 trending non 1 di twitter. netizen berdoa agar kapal selam tersebut segera ditemukan mengingat sisa ketersediaan oksigen yang tinggal beberapa jam lagi. 

Di sisi lain, sejumlah kapal TNI AL juga melakukan penyisiran di daerah KRI Nanggala 402 saat hilang kontak, serta lokasi ditemukannya kemagnetan tinggi di kedalaman 50-100 meter oleh KRI Rimau.

Menurut Achmad, pencarian hanya bisa dilakukan dengan sonar lantaran kapal selam hanya diam dan tidak mengeluarkan suara.

Baca juga: Uniknya Kegiatan International Earth Day 2021 di Preschool Stella Maris Gading Serpong

“Secara teknis bisa saja arus bawah laut membawa semuanya ketika dia mengapung bisa terbawa. Karena kebetulan kapal selamnya kan sudah diam, tidak ada suara, sehingga hanya sonar yang bisa menangkap," yjar Achmad saat jumpa pers, Jumat (23/4/2021).

Adapun 25 kapal TNI AL dan Polri yakni 20 kapal perang, satu kapal selam KRI Alugoro 405 serta empat kapal Polri yang dilengkapi dengan Remotely operated underwater vehicle (ROV) atau unit drone dan memiliki kemampuan alat sonar dua dimensi.

Selain dari dalam negeri, negara tetangga juga mengirimkan bantuan, seperti Singapura telah mengirimkan kapal MV Swift Rescue yang dijadwalkan tiba pada Sore atau malam hari.

Selain itu, ada juga kapal MV Mega Bakti dari Malaysia.

Menurut Achmad, kapal tersebut saat ini sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi hilangnya KRi Nanggala 402 di perairan utara Bali.

Kemudian ada juga HMAS Ballarat dan HMS Sirius yang dikimkan negara Australia serta satu kapal dari negara India.

Baca juga: Sosok AKP Stepanus Robin, Penyidik KPK yang Jadi Tersangka Suap, Hasil Tes Bagus, Rangking 5 Akpol

Baca Juga: Personel Lantamal VI Panjatkan Doa Nabi Yunus Untuk Awak KRI Nanggala-402

Achmad menambahkan selain kapal penelamat, bantuan berupa pesawat militer yaitu pesawat Poseidon juga akan didatangkan.

“Kita harapkan juga pesawat Poseidon juga bisa segera merapat,” ujar Achmad.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved