Breaking News:

Pojok Legislator

Kisah Hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, Yatim Sejak Kecil dan Ranking 1

Kisah hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, yatim sejak kecil dan ranking 1.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Kisah hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, yatim sejak kecil dan ranking 1. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - KIsah hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, yatim sejak kecil.

Perjalanan hidup itu kadang berliku. Bahkan, tak sesuai harapan. Namun, semua itu dapat diatasi bila ada kemauan dan kerja keras.

Begitulah yang dialami Agus Salim, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

Ketika masih anak-anak, Agus Salim harus menerima kenyataan hidup. Masa remaja yang selalu identik dengan hura-hura, namun tidak bagi Agus Salim.

Sebab, Agus Salim harus menjadi pemimpin keluarga.

Bagaimana kisahnya?

Agus Salim lahir di Jepara, Jawa Tengah, 3 Februari 1975. Jepara merupakan asal daerah ayahnya, Ali Sofwan. Sedangkan sang ibu, Sri Winda, berasal dari Kudus, Jawa Tengah.

Baca juga: Makna Peringatan Hari Kartini Bagi Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto

Agus merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Kedua adiknya perempuan, dan adik bungsunya laki-laki.

Sejak lahir Agus dan keluarga tinggal di Jepara. Masa kecil yang bahagia dirasakan Agus dan adik-adiknya.

Namun, saat Agus duduk di kelas 3 SD, musibah menimpa keluarganya.

Sang ayah yang bekerja sebagai perajin kayu dipanggil Sang Kuasa.

Baca juga: Laju Pertumbuhan Ekonomi Turun Drastis, Ini Saran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim

Kondisi tersebut sempat membuat keluarga Agus sangat terpukul. Sebab, sang ayah menjadi tulang punggung keluarga telah tiada.

Kepergiaan sang ayah untuk selamanya menjadikan Agus dan ketiga adiknya mengandalkan ibu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca juga: Usulan Pemekaran Bogor Timur, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim

Meski sempat terjun dalam bisnis furnitur bersama suaminya, Sri Wanda pun memutuskan untuk tidak melanjutkan usaha tersebut dan pindah ke Kudus.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved