Kriminalitas Jakarta
Remaja di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Dua Pria Misterius Menghilang setelah Antarkan Korban ke RS
Peristiwa naas tersebut terekam kamera CCTV dan diunggah akun instagram @westjournalpalma pada Selasa (20/4/2021).
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, KALIDERES -Aksi kriminalitas kembali terjadi di Jakarta.
Kali ini, seorang remaja jadi korban penusukan di Jalan Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat.
Pemuda itu mengalami luka cukup serius.
Ia tewas saat diantarkan ke UGD RS Mitra Keluarga.
Peristiwa naas tersebut terekam kamera CCTV dan diunggah akun instagram @westjournalpalma pada Selasa (20/4/2021).
Baca juga: Si Cantik Airin Lepas Jabatan Walkot, Kapolres Tangsel Tulis Puisi Romantis Berjudul Airinku
Baca juga: VIRAL, Spanduk HRS Diduga Kembali Dipasang di Bekasi, Polisi dan Satpol PP Belum Terima Laporan
Dalam rekaman CCTV, terlihat sebuah motor datang ke depan UGD RS Mitra Keluarga.
Motor itu membonceng seorang pria berbaju hitam dengan keadaan lunglai dengan posisi di bagian tengah.
Diduga pria itu merupakan korban penusukan.
Kemudian security rumah sakit itu membantu korban untuk masuk ke dalam UGD dengan menggunakan kursi roda.
Dua pria yang mengantar korban pun awalnya ikut membantu.
Satu pria yang membonceng korban terlihat berlumuran darah di baju bagian punggung.
Setelah korban dimasukan ke dalam IGD, kedua pria yang mengantarkan korban pergi meninggalkan rumah sakit.
Baca juga: GEGER, Polwan Cantik Terbongkar Jadi Selingkuhan 9 Pejabat hingga Lakukan Pemerasan
Baca juga: Mata Uang Kripto Dinilai Bisa Anjlok Lebih Dalam Lagi jika Ditolak Banyak Negara
Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi
Saat dicari pihak rumah sakit, mereka tidak menemukan pengantar korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi membenarkan informasi tersebut.
"Jadi RS tersebut menerima pasien dari dua orang lelaki tidak dikenal menggunakan sepeda motor dan setelah itu, dua orang ini langsung kabur," kata Arsya Selasa (20/4/2021).
Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut