Bulan Suci Ramadan
Kiswah Kabah Semula Bukan Berwana Hitam, Pabrik Ini yang Membuatnya
Tahukah Anda kain penutup Kabah Kiswah dulunya bukan berwarna hitam, sempat memakai kain putih hingga brokat merah
Hingga akhirya kini, kain Kiswahh Kabah diproduksi oleh pabrik khusus yang didirikan oleh otoritas Arab Saudi, dan dibuat dari bahan sutra hitam.
Hitam akhirnya dipilih pada akhir era Abbasiyah karena tahan lama dan tahan disentuh oleh pengunjung, peziarah, dan orang-orang dari budaya yang berbeda dari seluruh dunia.
Dengan berlanjutnya musim umrah, Al-Dahas mengatakan Kiswah diangkat hingga setengah Kabah untuk melestarikannya dan mencegah orang menyentuhnya.
Penutup pertama Ada beberapa pendapat mengenai siapa yang pertama kali menutup Kabah dengan Kiswahh.
Arab news mewartakan, sejarawan berbicara tentang Tubbaa Al-Humairi, Raja Yaman yang pertama yang menutupi Kabah di masa pra-Islam.
Mengutip sejarawan yang mengkhususkan diri dalam sejarah Kabah, beberapa catatan menyebut Al-Humairi menutupi Kabah dengan kain tebal yang disebut khasf.
Kemudian dengan Maafir, yang aslinya dinamai berdasarkan kota kuno di Yaman tempat pembuatan kain Maafir.
Dia kemudian menutupinya dengan milaa, kain tipis lembut yang dikenal sebagai rabitah.
Setelah itu, Kabah ditutup dengan wasael, kain Yaman bergaris merah.
Penerus Al-Humairi menggunakan kulit dan penutup qubati.
Banyak orang lain di era pra-Islam menutupi Kabah dan menganggapnya sebagai kewajiban agama dan kehormatan besar.
Beberapa catatan menunjukkan bahwa Kiswah pada saat itu berlapis di Kabah, dan ketika menjadi berat atau usang, penutup dicopot atau dibagi.
Melansir Arab News, sejarawan mengonfirmasi dalam sebuah catatan bahwa Nabi Muhammad adalah orang pertama dalam Islam yang menutupi Kabah dengan qubati.
Itu adalah kain putih tipis yang dibuat di Mesir dan dinamai menurut nama orang Koptik.
Raja dan sultan Islam lainnya kemudian terus melindungi Kabah dan merawatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kain-kiswah-penutup-kabah-aslinya-bukan-berwarna-hitam.jpg)