Breaking News:

Kadin Kota Tangsel Sebut Hanya 20 Persen Bidang Usaha yang Mampu Membayar THR pada Tahun Ini

Kadin Tangsel sebut hanya terdapat 20 persen perusahaan yang mampu melaksanakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri tahun ini. 

istimewa Tribun Pekanbaru
Ilustrasi uang THR 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Wakil Ketua  Kamar Dagang Indonesia Kota Tangerang Selatan (Kadin Tangsel) Bidang Hukum dan Perpajakan, Arsa Wardana sebut hanya terdapat 20 persen perusahaan yang mampu melaksanakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri tahun ini. 

Menurutnya minimnya perusahaan yang mampu membayar THR bagi para karyawannya itu ditengarai mandeknya perputaran ekonomi di tengah pandemi covid-19. 

"Kalau persentasenya dari badan usaha yang ada itu paling diangka 18 sampai 20 persen lah maksimal itu. Karena sangat luar biasa dampak pandemi, apalagi khusus Tangsel ini kita zona jasa, itu masalanya," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Rabu (14/4/2021).

VIDEO Dugaan Korupsi Sepatu Damkar Depok, Kejaksaan Periksa Enam Orang, Dua Diantaranya Pejabat

Baca juga: Bank Indonesia Dorong UPK Rp 75 Ribu Jadi Angpao THR Lebaran, Jangan Cuma Jadi Koleksi

Baca juga: Perusahaan Wajib Bayar THR 2021 Penuh dan Tepat Waktu, yang Terlambat Didenda 5 Persen

Kendati minimnya perusahaan yang mampu membayar THR bagi karyawannya, pihaknya mengapersiasi sejumlah badan usaha tersebut. 

Pasalnya, sejumlah badan usaha memilih tetap beroperasi di tengah roda ekonomi mandek berputar akibat pandemi covid-19 yang melanda. 

Baca juga: Kepala Disnaker Kota Depok Berharap Perusahaan Tidak Membayarkan THR Tahun Ini dengan Cara Dicicil

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Perusahaan Bayarkan THR pada Lebaran 2021

"Karena perusahaan tidak berjalan bahkan banyak diantara mereka minus tapi tetep berusaha buka," jelasnya. 

Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemanaker) mengelaurakn aturan terkait pemberian THR pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini. 

Aturan pemberian THR bagi pekerja dan buruh ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved