Selasa, 5 Mei 2026

Reshuffle Kabinet

3 Alasan Reshuffle Kabinet akan Dilakukan Pekan Ini dan Daftar Menteri Layak Diganti Berbagai Versi

Isu reshuffle kabinet mencuat, bahkan diprediksi akan dilakukan pekan ini. Siapa saja menteri yang akan diganti masih samar, tapi ini berdasar survei

Tayang:
Sekretariat Presiden
Risma berkesempatan menyampaikan sambutan setelah ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Sosial. Enam menteri baru Kabinet Jokowi-Maruf kala itu mengenakan jaket biru. Pekan ini akan ada pergantian menteri lagi, siapa saja mereka? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Isu reshuffle kabinet mencuat, bahkan diprediksi akan dilakukan pekan ini.

Pamitnya Menristek Bambang Brodjonegoro jadi salah satu yang menandai akan adanya reshuffle kabinet

Banyak versi dan spekulasi tentang menteri mana saja yang layak di reshuffle.

Menteri Ristek dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/BRIN) Prof Bambang Brodjonegoro. Ia sudah pamit karena kementriannya akan dibubarkan
Menteri Ristek dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/BRIN) Prof Bambang Brodjonegoro. Ia sudah pamit karena kementriannya akan dibubarkan (Warta Kota/Reynas Abdila)

Semua tentu menjadi hak prerogatif Presiden untuk menentukan gerbong pembantunya yang terbaik.

Baca juga: Jokowi Akan Reshuffle Kabinet dalam Waktu Dekat, Inikah Menteri yang akan Dipertahankan dan Diganti?

Baca juga: ARTI Jokowi Pilih Rabu Pon, Pas Hari Lahir Cucu Kedua, untuk Reshuffle Kabinet Menurut Primbon Jawa

Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, menyebut Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Menurut Ngabalin, reshuffle kabinet tersebut besar kemungkinan akan dilakukan pada pekan ini.

"Pekan ini (reshuflle), sangat bisa pekan ini," kata Ngabalin pada Selasa (13/4/2021).

Ngabalin mengungkapkan, ada tiga faktor yang menguatkan Presiden Jokowi akan melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju Jilid ke 2 dalam waktu dekat.

Pertama, adanya penyatuan Kementerian Riset dan Tekonologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Baca juga: Uji Klinis Vaksin Nusantara Dilakukan Tanpa Izin BPOM, Satgas Covid-19 IDI Endus Ada Keganjilan

Seperti diketahui, usulan pemerintah untuk menyatukan dua kementerian tersebut telah disetujui DPR.

"Surpres yang dikirim ke DPR 30 maret itu sudah diterima DPR, disidang DPR dan telah diambil keputusan, terkait pengabungan Kemenristek ke Kemendikbud," ucap Ngabalin.

"Kenapa begitu, banyak pekerjaan di Kemeristek yang seharusnya menjadi bidang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)."

Kedua, yakni Menristek Bambang Brodjonegoro menyatakan telah pamit dari Kementeriannya.

"Kan terjadi kekosongan itu. Sementara Kemenristek sendiri belum ke Kemedikbud," katanya.

Ketiga, pemerintah akan segera membentuk kementerian baru yaitu Kementerian Investasi. Dengan adanya kementerian baru, otomatis akan ada menteri baru.

Baca juga: PSG Akhirnya Singkirkan Bayern Muenchen Meski Kalah 0-1, PSG Lolos ke Semifinal Menang Gol Tandang

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved