Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Tidak Main-main, Polri Kerahkan 166.000 Personel dan Jaga Jalur Tikus Untuk Penyekatan Pemudik

Jalur-jalur tikus kini ikut disekat saat pelarangan mudik 2021 diterapkan 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Warta Kota/Desy Selviany
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono menegaskan, pihaknya tidak main-main mengamankan larangan mudik dengan mengerahkan 166.000 personel dan menjaga jalur tikus untuk penyekatan pemudik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jalur tikus kini ikut disekat saat pelarangan mudik 2021 diterapkan 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Polri pun menurunkan 166.000 personel untuk menjaga larangan mudik di Jawa dan Bali, termasuk jalur-jalur tikus untuk penyekatan pemudik.

Hal itu dipastikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono.

Istiono mengatakan bahwa titik penyekatan pada mudik tahun ini ditambah menjadi 333 titik.

Padahal, pelarangan mudik tahun 2020 lalu hanya 146 titik yang dilakukan penyekatan.

Baca juga: Perusahana Otobus Pasrah saat Ada Sosialisasi Larangan Mudik Lebaran di Terminal Tanjung Priok

"Sudah ada 333 titik kami tentukan sekat. Kami jamin tidak bisa lolos, karena jalan tikus yang lebih kecil akan kami hadang. Ke-333 titik itu akan disebar di jalur Jakarta menuju Jawa dan Jakarta menuju Sumatera," jelasnya ditemui di Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (13/4/2021).

Istiono menambahkan, pos-pos penyekatan itu sudah mereka bangun. Kemungkinan Rabu (14/4/2021) Korlantas Polri akan mensurvey tujuan terbanyak mudik.

Mulai dari jalur di Jawa Tengah, Purwokerto, Banyumas akan mereka survei untuk mencari dan menetapkan jalur tikus yang disekat.

Baca juga: Perusahana Otobus Pasrah saat Ada Sosialisasi Larangan Mudik Lebaran di Terminal Tanjung Priok

Setelah disurvei, nantinya polisi akan menentukan jalur-jalur mana saja yang akan dilakukan penyekatan.

Pada penyekatan ini, bukan hanya Polantas yang terlibat. Namun Polri juga akan kerahkan anggota dari Polres dan Polsek-polsek setempat.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved