Virus Corona Jakarta

Di Jakarta Barat, Guru di Sekolah Belajar Tatap Muka Wajib Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Saat ini sudah  10.518 guru di Jakarta Barat yang sudah divaksin. Seluruh guru di sekolah yang diizinkan belajar tatap muka harus sudah divaksin.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Hari ini, Rabu (7/4/2021), belajar tatap muka di sekolah dimulai di DKI Jakarta. Seluruh guru di sekolah yang diizinkan belajar tatap muka harus sudah divaksin Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -- Seluruh guru di sekolah yang diizinkan belajar tatap muka harus sudah divaksin. Saat ini sudah  10.518 guru di Jakarta Barat yang sudah divaksin.

Kasudin Kesehatan Kristy Wathini mengatakan bahwa pihaknya juga mewajibkan beberapa prosedur kepada sekolah yang diizinkan menggelar belajar tatap muka.

Misalnya saja kata Kristy seluruh guru wajib sudah divaksin Covid-19.

Video: Lengan Lansia Ini Kebal, Tak Mempan Ditusuk Jarum Vaksinasi Covid-19

"Total guru yang sudah divaksin di Jakarta Barat ada 10.518 guru. Di Palmerah sendiri capaiannya sudah menyentuh angka 50 persen," jelas Kristy ditemui di Palmerah Rabu (7/4/2021).

Sehingga salah satu sekolah yang diizinkan belajar tatap muka berada di Palmerah yakni di SD Negeri Palmerah 03 Pagi.

Setiap guru dan siswa juga diwajibkan mengisi formulir untuk menscreening penularan Covid-19.

Baca juga: Antarkan Anak Ikut Uji Coba Belajar Tatap Muka, Meski Khawatir, Orangtua Siswa: Bismillah Saja

Baca juga: BREAKING NEWS: Penuhi Kriteria, 13 Sekolah di Jakarta Barat Belajar Tatap Muka Hari ini

Pihak Sudinkes Jakarta Barat juga menaruh tenaga kesehatan Puskesmas Palmerah untuk memantau ketaatan protokol kesehatan di sekolah.

Apabila sekolah tidak taat menerapkan protokol kesehatan maka belajar tatap muka akan dievaluasi kembali.

"Ada penanggung jawab Unit Kesehatan Siswa (UKS) dari puskesmas agar disesuaikan dengan Prokes. Kalau enggak sesuai maka ada evaluasi. Kami harap tidak ada kasus," terangnya.

Prokes itu misalnya saja melarang siswa makan di kelas, melarang siswa membuka masker di kelas, dan menjaga jarak serta rutin cuci tangan.

Baca juga: Hari Ini Jakarta Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Bakal Ditutup 3 Hari Jika Ada Kasus Covid-19

Siswa diwajibkan makan di satu ruangan khusus. Siswa yang demam juga akan ditempatkan di ruang isolasi untuk belajar.

Diketahui sebelumnya total ada 13 sekolah di Jakarta Barat yang langsungkan pilot projek belajar tatap muka. Ke-13 sekolah itu hanya menggelar belajar tatap muka tiga hari dari lima hari belajar.

Salah satu sekolah di Jakarta Barat yang menggelar sekolah tatap muka ialah SD Negeri Palmerah 03 Pagi.

Peresmian sekolah tatap muka di sekolah tersebut dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Sejumlah Sekolah Bersiap-siap Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Uus mengatakan bahwa di tahap pertama ini ada 13 sekolah setingkat SD, SMP, dan SMA yang diizinkan menggelar sekolah tatap muka.

Sebanyak enam sekolah berada di Jakarta Barat wilayah satu dan tujuh sekolah berada di Jakarta Barat wilayah dua.

"Ketiga belas sekolah yang diizinkan untuk mengikuti pilot project merupakan sekolah yang sudah lulus assesment dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta," jelas Uus ditemui usai peresmian. (m24)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved