Breaking News:

NGERI! Dokter Abal-abal Ini Ternyata Suntikkan Cairan untuk Bikin Ban pada Pasien Operasi Payudara

Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan bahwa selain menangkap tersangka SR, pihak Satreskrim juga memburu penjual cairan filler payudara inisial ML.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Desy Selviany
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menunjukan cairan silikon industri yang kerap disuntikan ke payudara korban Selasa (6/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Cairan filler yang digunakan untuk membesarkan payudara oleh tersangka SR ternyata merupakan cairan silikon industri. Cairan itu biasanya digunakan untuk pembuatan ban.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan bahwa selain menangkap tersangka SR, pihak Satreskrim juga memburu penjual cairan filler payudara inisial ML.

Saat itu, polisi menangkap SR usai mendapatkan laporan dari dua korban yang alami infeksi pada payudarannya usai jalani suntik filler. Tersangka SR ditangkap Jumat (23/3/2021).

Baca juga: Pesan Mendalam Eti yang Suaminya Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19

Baca juga: Rp300 Ribu Sekali Main, Ini Pengakuan Janda Muda Awal Mula Terjerumus Prostitusi di Tangerang

Baca juga: Menabrak dan tidak Menolong Korban,Pengendara Fortuner yang Acungkan Pistol Terancam 3 Tahun Penjara

"Pengakuannya SR ini mendapatkan cairan tersebut dari jual beli online. Kamipun memburu penjual cairan yang disebut menjual filler kecantikan tersebut," jelas Ady dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat Selasa (6/4/2021).

Hasilnya, polisi mendapati tersangka penjual cairan filler inisial ML di Batam pada Kamis (29/4/2021).

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 298 botol cairan filler yang kerap disuntikan ke payudara atau bokong wanita.

Satu botol itu berisi satu liter cairan filler. Sehingga total ada 298 liter cairan filler yang disita polisi dari tersangka ML.

Ketika ditemukan, botol cairan itu berbentuk glondongan. Dimana tidak ada keterangan BPOM, label, atau penjelasan terkait kandungan cairan tersebut.

"Kemudian kami lakukan pemeriksaan terhadap cairan yang kerap digunakan untuk suntik kecantikan itu. Hasilnya ternyata itu bukan cairan untuk tubuh melainkan untuk industri," terang Ady.

Ady menerangkan, cairan filler yang disuntikan ke bokong atau payudara wanita itu ternyata merupakan cairan silikon industri.

Biasanya, cairan itu digunakan untuk pembuatan ban dan bahan-bahan industri lainnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved