Libur Panjang Dimanfaaatkan untuk Keluar Kota, Calon Penumpang Bus Terpaksa Antre di Terminal Bekasi
Pengurus PO Prima Jasa Terminal Induk Bekasi, Mulyadi menjelaskan penumpukan penumpang terjadi pada pagi tadi.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Mohamad Yusuf
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Libur Paskah 2021 dimanfaatkan banyak masyarakat untuk berpergian keluar kota.
Alhasil, terjadi lonjakan penumpang di Terminal Induk Bekasi hingga menyebabkan mereka diharuskan untuk mengantre.
Pengurus PO Prima Jasa Terminal Induk Bekasi, Mulyadi menjelaskan penumpukan penumpang terjadi pada pagi tadi.
Baca juga: Tak Percaya Akibat hanya Tersambar Petir, Pengamat Ini Sebut Kilang Minyak Balongan Diduga Dibakar
Baca juga: Miris! Desa Sukamaju Bogor hingga kini tak Memiliki Kantor Desa, Kades Ini Rela Gunakan Rumahnya
Baca juga: Ahok Buka Suara Terkait Kebakaran Kilang Balongan Indramayu, Sebut Pertamina Begini
"Sekitar jam 9-10 pagi tadi. Hanya sebentar saja kemudian langsung kami tangani," ungkap Mulyadi di lokasi, Jumat (2/4/2021).
Mulyadi menjelaskan penumpukan disebabkan karena tersendatnya arus lalu lintas sehingga menyebabkan bus-bus dari arah Jawa Barat mengalami keterlambatan tiba di Terminal Induk Bekasi.
Terlebih lagi, Jasa Marga memberlakukan contraflow di KM 36+900 sampai dengan KM 61+000 Tol Jakarta-Cikampek.
"Memang padat sekali khususnya di KM 61 Cikampek, macet total. Imbasnya yang mau ke arah Bekasi agak tersendat," ucapnya.
Selain itu, jumlah calon penumpang yang hendak berpergian melonjak drastis. Oleh sebab itu, pihaknya sampai harus mengoperasikan bus-bus cadangan.
"Tadi agak sedikit penumpukan penumpang karena ada keterlambatan kedatangan armada dan jumlah penumpang banyak. Tapi sudah tercover semua dari armada pool terdekat kami," kata Mulyadi.
185.916 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek
Sebanyak 185.916 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 (1 April 2020) libur Jumat Agung (Peringatan Wafat Isa Almasih).
Jumlah tersebut tercatat oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 41,60% jika dibandingkan lalin normal.
"Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 93.947 kendaraan menuju arah Timur (50,53%), 51.793 kendaraan menuju arah Barat (27,86%) dan 40.176 kendaraan menuju arah Selatan (21,61%)," jelas Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dalam siaran tertulisnya, Jumat (2/4/2021).
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
ARAH TIMUR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penumpukan-penumpang-di-terminal-induk-bekasi-jumat-242021.jpg)