Cerita Rakim, Kasudin Bina Marga Jakpus yang Dipuji Setinggi Langit Saat Pamit Pensiun dengan Anies

Di hadapan Rakim langsung, Anies pun memuji setinggi langit atas kinerjanya yang telah dilakukan selama ini.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Instagram @aniesbaswedan
Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat Rakim Sastranegara diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota pada Kamis (1/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat Rakim Sastranegara diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota pada Kamis (1/4/2021).

Kedatangan Rakim ke ruangan Anies untuk berpamitan karena memasuki masa purnabakti atau pensiun.

Di hadapan Rakim langsung, Anies pun memuji setinggi langit atas kinerjanya yang telah dilakukan selama ini.

Kisah itu dibagikan Anies melalui akun Instagram-nya @aniesbaswedan.

Baca juga: Tak Percaya Akibat hanya Tersambar Petir, Pengamat Ini Sebut Kilang Minyak Balongan Diduga Dibakar

Baca juga: Miris! Desa Sukamaju Bogor hingga kini tak Memiliki Kantor Desa, Kades Ini Rela Gunakan Rumahnya

Baca juga: Ahok Buka Suara Terkait Kebakaran Kilang Balongan Indramayu, Sebut Pertamina Begini

"Menerima Bapak Rakim Sastranegara, Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat yang hari ini memasuki masa purnabakti setelah mengabdi kepada negara sejak 1983 di bidang pekerjaan umum atau Bina Marga," tulisnya.

Beliau, lanjutnya mengunjungi Balai Kota untuk pamit dan kita ngobrol banyak tentang kisah beliau selama menjalankan tugas.

Pria kelahiran Ciamis 58 tahun yang lalu ini lebih dikenal sebagai Abah Adam karena ia mampu mengamalkan sosok McAdam sosok perancang jalan modern pertama di dunia.

Dalam hal ini, Abah Adam berhasil menginovasikan sisa serpihan beton jalan yang dibongkar untuk di daur ulang kembali sebagai bahan jalan.

"Hasil karyanya kini kita rasakan manfaatnya di jalan rusun Nagrak, jalan rusun Besakih, serta jalan rusun Cakung," kata Anies.

Ia juga memiliki julukan khas yang lain, yakni sebagai Raja Melek (King Lek), dikarenakan kerap kali berjaga malam hingga pagi untuk memastikan masyarakat bisa aman saat melintasi jalan.

Perkerjaannya memang tidak disadari siapapun karena senyap, tak terlihat namun tuntas.

Semua pengendara bisa melintasi jalan khususnya di Jakarta Pusat dengan aman berkat kerja kerasnya.

"Selama bertugas, Pak Rakim dikenal disiplin, tanggungjawab, dan menganggap pekerjaan yang diamanatkan kepada dirinya sebagai ibadah," katanya.

"Hal yang membuat kita tersentuh adalah saat ia menceritakan jika selama bekerja mengurusi jalan, ia ingin semua warga tidak merasakan kekecewaan dalam menikmati fasilitas publik, selayaknya diri sendiri serta keluarganya," tambah Anies.

Sementara itu, Rakim mengatakan bahwa karena dengan kekompakan dan ikatan keluarga tersebut, sebuah solusi selalu hadir di saat menghadapi tantangan.

Baca juga: Bripka Cornelius Ternyata Sempat Isi Ulang Peluru saat Tembak 4 Orang di Kafe, Termasuk Anggota TNI

Baca juga: MAKIN NEKAT, Video Pria Mengaku dari Leasing Periksa Motor Emak-emak di Depok Sampai Cek Nomor Mesin

Baca juga: Pemerintah Diminta Tegas, Ketika Mudik Lebaran Dilarang Namun Wacanakan Turis Asing Boleh Masuk

"Jadi saya sedih bukan karena sudah tidak bekerja lagi, namun karena kehilangan keluarga yang telah membantu saya selama bertugas," ujar Rakim.

Masa pensiun adalah kesempatan untuk meneruskan darma bakti kepada Jakarta dan Indonesia tapi di luar lingkungan Pemprov DKI.

Meski kini Pak Rakim tak berseragam lagi, Anie mengatakan InsyaAllah tetap bisa menjadikan Jakarta sebagai ladang berkarya dan mengabdi.

Semoga 38 tahun pengalamannya di Pemprov DKI bisa dimanfaatkan untuk lingkungannya.

"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, terima kasih atas pengabdian Pak Rakim," tutup Anies.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved