Operasi Pasar Cabe Rawit Merah
Pemprov DKI Jakarta Gelar Operasi Cabai Rawit Merah Seharga Rp 32.000 per kilogram
DKPKP DKI Jakarta menggandeng Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian untuk menggelar operasi pasar cabai rawit murah.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta menggandeng Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian RI untuk menggelar operasi cabai rawit murah.
Tujuannya, supaya harga cabai rawit merah yang naik hingga Rp 100.000 lebih per kilogram dapat kembali stabil.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, operasi cabai rawit murah digelar selama tujuh hari dari Rabu (31/3/2021) sampai Selasa (6/4/2021) mendatang.
Operasi itu juga digelar di beberapa tempat, di antaranya sejumlah pasar, kantor kelurahan dan rusun.
“Pelaksanaan operasi cabai rawit murah berlangsung pada 31 Maret hingga 6 April 2021, dengan harga khusus sebesar Rp 32.000 per kilogram,” kata Suharini, Rabu (31/3/2021).
Baca juga: Dua Pekan Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi dan Cabai Rawit Merah di Pasar Ciseeng Merangkak Naik
Baca juga: Pedagang Pasar Cimanggis Meradang Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Pasaran
Suharini mengatakan, operasi cabai rawit merah ini tidak hanya digelar di DKI Jakarta, tapi BPK Kementan RI juga menggelarnya di Kota Bogor, Kota Depok. Total lokasinya mencapai 25 tempat yang tersebar di tiga daerah tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh dari DKPKP DKI Jakarta, untuk 31 Maret - 1 April operasi cabai rawit dilaksanakan di Pasar Mitra Tani (PMT) Pasar Minggu, PMT Pasae Klender, Pasar Lenteng Agung, Kelurahan Pademangan Timur, Kelurahan Tebet Barat, Rusun Pangadegan dan Rusun Daan Mogot.
Kemudian 3 - 4 April dilaksanakan di PMT Pasar Minggu, PMT Klender, Pasar Jatinegara, Kelurahan Manggarai Selatan, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Rusun Tipar Cakung serta Rusun Penggilingan.
Sedangkan 5 - 6 April digelar di PMT Pasar Minggu, PMT Klender, Pasar Cengkareng, Kelurahan Koja, Kelurahan Pesanggrahan, Rusun Cipinang B. Selatan dan Rusun Muara Baru.
Dalam kesempatan itu, Suharini memastikan pasokan pangan dan harga tetap terjaga menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021.
Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan strategis, Pemprov DKI Jakarta melakukan beberapa upaya, selain menggelar operasi cabai rawit murah.
Baca juga: Melonjak Tinggi, Harga Cabai Rawit Merah di Bekasi Semakin Pedas
Baca juga: Beli Cabai Rawit Merah di Pasar Induk Rp 105 Ribu/Kilo, Pedagang Pasar Bekasi Terpaksa Naikan Harga
Di antaranya melakukan koordinasi stok pangan dengan Bulog, BUMD Pangan, OPD terkait dan para pelaku usaha pangan (importir, distributor, asosiasi dan pedagang), kemudian melakukan pemantauan harga dan stok pangan strategis di Pasar Induk, Pasar eceran/pasar tradisional dan pasar modern
Kemudian BUMD pangan bekerjasama dengan kantor-kantor Pemerintah Kota untuk melaksanakan pasar murah menggunakan mobile food truck dan menyediakan paket-paket sembako hemat.
Lalu PPKUKM bekerja sama dengan BUMD Pangan, DKPKP dan OPD lainnya akan menggelar pasar murah
“Untuk memastikan pangan yang beredar aman dari bahan kimia berbahaya, DKPKP beserta OPD terkait melakukan pengawasan keamanan mutu pangan terpadu pangan segar hasil pertanian, perikanan dan peternakan di 152 lokasi (pasar induk, pasad tradisional, pasar modern dan sentra produksi),” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/harga-cabe-di-pasar-kramat-jati-turun310820201.jpg)